Diduga Peratin dan Aparaturnya pekon Jarang Masuk Ngantor di Jam Kantor

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tirasbhayangkara.com,-

Lampung barat,- Saat awak media melakukan kontrol sosial ke Pekon Seri Menanti, Kecamatan air hitam, Kabupaten Lampung Barat, Lampung. Kamis, (14/11/2024).

Perihal tersebut nyata menjadi temuan ketika tim media ini menyambangi hendak silaturahmi ke Balai Pekon serimenanti.

“Kedatangan kami bermaksud silaturahmi menemui Peratin Pekon Setempat, Karena adalah hari dan jam kerja, maka kami datang ke Balai Pekon bukan ke rumah.Namun sesampainya di kantor kami kaget karena tidak ada satu orang yang berada di tempat, sedangkan masih dalam jam kerja pukul 10.00 – 12.00 Wib


dan tidak ada Aparatur Pekon satupun di Tempat, dan tampak juga berkibar sang saka merah Putih berkibar kusam dan terlilit terpasang di depan Balai Pekon serimenanti.

“Balai Desa yang digunakan untuk pelayanan kepada masyarakat, pada hari dan jam kerja seharus nya ada aparatur pekon yg berada di tempat dan tidak di biarkan kosong.

padahal hari ini bukan hari libur, Peratin beserta perangkat sudah mendapatkan tunjangan melalui siltap, harusnya tetap melakukan tugasnya melayani masyarakat pada hari dan jam kerja”,

“Hal ini menyebab kan sejumlah yang berkepentingan untuk pelayanan, karena sulitnya pelayanan administrasi”.

Sangat disayangkan seorang Peratin yang seharusnya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat ataupun instansi terkait, namun di duga tidak dijalankan oleh peratin Pekon setempat dengan baik dan benar, secara aturan sudah menyalahi yakni Dengan wajib memberikan pelayanan kepada masyarakat setempat, dengan memfungsikan Balai Desa dengan Perangkat Desa bekerja sesuai jam kerja dengan hak yang telah diterima sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2019 yang mengatur penghasilan tetap (siltap).

“Dan terkait bendera merah putih yang di kibarkan di depan Balai Pekon serimenanti memang sudah lama kami lihat terpasang, seharus nya lambang Negara yang di junjung Tinggi kedaulatan nya sebagai penghormatan kepada NKRI, jangan sampai di Abaikan apalagi sampai Kusam dan terlilit, namun tetap di kibarkan”.

Baca Juga:  Agus Istiqlal; Tingkatkan Kedisiplinan, Kordinasi, Evaluasi Langkah Optimalisasi Pelayanan Dan Program

Kepala Desa/Peratin, Kecamatan Air hitam, Lampung Barat Kangkangi Sumpahnya

Sesuain peraturan terkait bendera negara, merah putih,telah diatur di Pasal 35, Undang undang Nomor 24 tahun 2009, dan Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 1958, tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia,sang saka merah putih, salah satu disebutkannya,dimana setiap orang dilarang mengibarkan bendera negara yang rusak,robek,luntur,kusut, kusam, apa lagi sampai terlilit.

Pelangaran itu pun dapat dikenakan ketentuan pidana Pasal 67 (b) apabila sengaja mengibarkan Bendera Negara yang rusak,robek, luntur,kusut,atau kusam sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 huruf c,bisa dikenakan sanksi pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp100 juta rupiah.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lampung barat atau instansi terkait yang bersangkutan agar segera di tindak tegas, peratin dan Aparaturnya Di duga sering kesiangan ngantor, bahkan di jam kerja balai desa di biarkan kosong.

Sehingga berita ini di terbitkan, di sebabkan pihak peratin belum bisa di hubungi.

Yanto

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Desa Padang Cahya Dusun Ulok Bernung Adakan Kegiatan Kuda Lumping Meriahkan HUT RI ke 81
Dandim 0422/Lampung Barat Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Bumi Sekala Bekhak
Sudah Berkali-kali Disorot, Limbah SPPG Sekincau 1 Masih Bermasalah: Teguran Satgas MBG Tak Digubris?
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
Getaran Gempa Bumi Dirasakan Warga Lampung Barat Sekitar
Senyum dan Semangat Warnai MPLS di SMP Negeri 1 Way Tenong, Bupati Parosil Ajak Siswa Baru Berani Bermimpi
Aktivis Lambar Ungkap Kontribusi Nyata PT Star Energy: Buka Lapangan Kerja dan Bangun Infrastruktur Lokal
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Desa Padang Cahya Dusun Ulok Bernung Adakan Kegiatan Kuda Lumping Meriahkan HUT RI ke 81

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Dandim 0422/Lampung Barat Hadiri Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Bumi Sekala Bekhak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:23 WIB

Sudah Berkali-kali Disorot, Limbah SPPG Sekincau 1 Masih Bermasalah: Teguran Satgas MBG Tak Digubris?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Getaran Gempa Bumi Dirasakan Warga Lampung Barat Sekitar

Berita Terbaru