Seorang Pemuda Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa di Kebun Miliknya

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat, – Pekon Jagaraga, Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Sabtu (28 Februari 2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban diketahui bernama Resa (23), warga Pekon Jagaraga. Saat ditemukan warga, korban sudah terbujur kaku dengan luka serius di bagian leher serta sejumlah tanda kekerasan di tubuhnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat beraktivitas di kebun seperti biasa.

Namun menjelang siang, warga dikejutkan dengan temuan tubuh korban yang tergeletak bersimbah darah.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung melapor ke pihak kepolisian sekitar pukul 12.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Lampung Barat, Rudy Prawira, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dari warga bahwa terdapat seorang laki-laki dalam kondisi tidak sadarkan diri di Pekon Jagaraga dengan luka di tubuhnya,” ujar Rudy saat dikonfirmasi.

Mendapat laporan tersebut, tim opsnal Satreskrim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal memastikan korban telah meninggal dunia dengan dugaan motif sementara penganiayaan yang berakibat hilangnya nyawa.

“Setelah tim tiba di TKP dan melakukan pengecekan, benar korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah kami evakuasi ke RSUD Alimuddin Umar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Hasil pemerikasaan, polisi menemukan tanda-tanda kekerasan di beberapa bagian tubuh korban. Luka paling mencolok berada di bagian leher, yang diduga menjadi penyebab utama kematian.

“Untuk rangkaian peristiwa belum bisa kami sampaikan secara detail karena masih dalam proses penyelidikan. Namun dari hasil sementara ditemukan tanda-tanda kekerasan di beberapa bagian tubuh korban. Indikasi awal mengarah pada dugaan penganiayaan yang berujung menghilangkan nyawa,” tegasnya.

Pihak kepolisian memastikan telah membentuk tim khusus guna mengungkap kasus tersebut. Identitas terduga pelaku disebut telah dikantongi dan saat ini dalam pengejaran oleh tim yang dipimpin Kanit Jatanras.

Baca Juga:  Edukasi Masyarakat, Satgas COVID-19 Batang Intensifkan Operasi Yustisi dan Bagikan Masker

“Kami sudah membentuk tim dan saat ini melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku. Mohon doa dan dukungan masyarakat agar kasus ini segera terungkap,” tambah Rudy.

Sementara itu, jenazah Resa kini telah dibawa pulang keluarga ke rumah duka Pekon Jagaraga setelah proses pemeriksaan medis selesai dilakukan. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Lampung Tangkap 41 Pelaku C3 Dalam Sehari, Ada Buronan Hingga Napi
Kuasa Hukum Minta Perkara Ditangguhkan, Sengketa Kepemilikan Tanah Belum Jelas
Sidang Perkara Pidana Memasuki Tahapan Bukti dan Saksi dari Jaksa Penuntut Umum
GMBI Pesibar Kecam Rencana Perubahan Zona Hutan TNWK 
Tindak Lanjuti Insiden Kapal Tongkang Kayu di Pesisir Barat, Kapolda Lampung Berikan Penjelasan
GMBI Pesisir Barat Endus Dugaan Illegal Logging di Pugung Penengahan, Libatkan Aktor Besar
Direktur MCA & GERMASI Desak Kejagung RI Tindak Tegas Oknum Pejabat Penghalang Penyitaan Lahan Kawasan Hutan
Aktivis GERMASI Temukan Dugaan Penerbitan Sertifikat Hak Milik di Kawasan Hutan di Way Kanan Lampung

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:15 WIB

Polda Lampung Tangkap 41 Pelaku C3 Dalam Sehari, Ada Buronan Hingga Napi

Sabtu, 11 April 2026 - 02:03 WIB

Kuasa Hukum Minta Perkara Ditangguhkan, Sengketa Kepemilikan Tanah Belum Jelas

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:31 WIB

Sidang Perkara Pidana Memasuki Tahapan Bukti dan Saksi dari Jaksa Penuntut Umum

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:38 WIB

Seorang Pemuda Ditemukan Dalam Kondisi Tak Bernyawa di Kebun Miliknya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:11 WIB

GMBI Pesibar Kecam Rencana Perubahan Zona Hutan TNWK 

Berita Terbaru