Lapor Pak Kapolda: Tolong Tertibkan Antrian Panjang Para Kaki Tangan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU 24.35241 Way Laga

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiras Bhayangkara.com  Bandara Lampung – Diduga kuat Antrian panjang Fuso – Fuso di SPBU Way Laga  bahkan sampai berbaris sangat mencolok mata ternyata itu bukan antrian biasa melainkan dugaan kuat adanya konspirasi antara Pengawas SPBU  Pertamina 24. 35241 Way Laga Kecamatan Suka Rame, Kota Bandar Lampung, dengan para Mafia BBM Bersubsidi Secara bar bar, Tiras Bhayangkara Pada Rabu 25/02/2026

 

Walaupun sangat jelas dan tegas tertuang didalam UU Nomor 6 Tahun  2023 Tentang Cipta Kerja(Pasal 40 angka 9)yang mengubah Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi, bahwa bagi para pelaku yang terbukti melakukan kecurangan, seperti penyalahgunaan BBM bersubsidi, penimbunan, atau manipulasi takaran, terancam pidana penjara maksimal 6 Tahun dan denda hingga 60 miliar, penyalahgunaan mencakup Pengoplosan, penimbunan dan penjualan BBM bersubsidi secara ilegal.

 

Begitu juga bagi pihak SPBU yang terbukti melakukan kecurangan tersebut akan mendapatkan Sanksi administratif dari Pertamina meliputi surat peringatan, penghentian pasokan, hingga pemutusan hubungan kerja sama, akan tetapi sepertinya   UU tersebut diduga tidak  bertaji bagi SPBU 24.35241 Way Laga Kecamatan Suka Rame, hal itu terbukti mereka  berani melayani  pengecoran bersekala besar bahkan setiap hari terlihat antrian Fuso di sepanjang bahu jalan.

Kepada Tiras Bayangkara Salah satu warga masyarakat yang sering melihat aktivitas tersebut mengatakan,” setiap hari mas mereka melayani para pelangsir, mana ada yang berani, bahkan Polsek Panjang saja seakan membiarkan kegiatan itu,” jelasnya.

Salah satu sopir yang sedang ikut mengantri di SPBU tersebut kepada tim awak media mengungkapkan keluhan dan harapannya,” Kami berharap kepada BPH Migas dan Polda Lampung untuk tidak pandang bulu dalam memberantas mafia BBM bersubsidi yang merasa seakan kebal hukum, karena di belakang mereka di beck up Oknum- Oknum TNI”harapnya.

Baca Juga:  *Dukung Program Menteri IMIPAS, Lapas Narkotika Bandar Lampung Optimalkan Lahan dengan Tanam Pohon Kelapa* Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung melaksanakan penanaman pohon kelapa di kawasan sekitar lapas sebagai wujud implementasi program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kalapas Narkotika Bandar Lampung, Ade Kusmanto, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan agar seluruh lapas dan rutan mengoptimalkan lahan yang tersedia untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. “Penanaman pohon kelapa merupakan bentuk konkret komitmen kami dalam mendukung program ketahanan pangan. Instruksi Bapak Menteri sangat jelas, bahwa setiap unit pemasyarakatan harus mampu berkontribusi terhadap kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan yang produktif,” ujar Ade Kusmanto, Selasa (02/08). Kegiatan ini melibatkan jajaran petugas pemasyarakatan serta warga binaan yang diberdayakan secara aktif. Melalui partisipasi ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan bercocok tanam, tetapi juga diperkenalkan pada paradigma kemandirian dan pemberdayaan diri. “Kami ingin warga binaan memperoleh pengalaman praktis yang dapat mereka gunakan setelah bebas nanti. Pengetahuan tentang pertanian dan pengelolaan tanaman kelapa adalah bentuk pembekalan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung konsep pemasyarakatan yang humanis dan produktif,” tambah Kalapas. Penanaman pohon kelapa ini merepresentasikan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal pembinaan individu, tetapi juga kontribusi kolektif terhadap agenda nasional. Dengan mengintegrasikan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial dalam satu kegiatan, Lapas Narkotika Bandar Lampung menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dibangun dari ruang-ruang terkecil, bahkan dari balik tembok pemasyarakatan.(*) (Humas Lapas Narkotika Bandar Lampung)

 

Sampai berita ini di tayangkan secara Nasional Pihak SPBU Waylaga belum bisa di konfirmasi terkait aktivitas secara bar-bar yang melayani para kaki tangan Mafia pelangsir BBM Bersubsidi, guna penyeimbang berita.

Bersambung.!!!

Timred

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemarau Melanda, Wakil Ketua DPRD Lampung Maulidah Zauroh Dorong Pemerintah Petakan Wilayah Krisis Air di Tubaba
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Perkuat Tata Organisasi untuk Wujudkan Pemerintahan Efektif dan Berintegritas
‎Peringatan HUT RI di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung Berlangsung Meriah
PLT Direktur RS Alimuddin Umar, Beserta Staf dan Jajarannya, Mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81
Jelang HUT Ke-81 RI, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kibarkan Merah Putih di Menara Telkomsel Setinggi 74 Meter
57 Mahasiswa Ikuti Matrikulasi Magister Manajemen Universitas Saburai, Rektor Tekankan Kesiapan Akademik
Sukseskan Program 3 juta rumah, Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih Penghargaan
Lima Calon Advokat Resmi Ikuti Sumpah/ Janji Advokat di Pengadilan Tinggi Jakarta 

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:52 WIB

Kemarau Melanda, Wakil Ketua DPRD Lampung Maulidah Zauroh Dorong Pemerintah Petakan Wilayah Krisis Air di Tubaba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan Perkuat Tata Organisasi untuk Wujudkan Pemerintahan Efektif dan Berintegritas

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:35 WIB

‎Peringatan HUT RI di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung Berlangsung Meriah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:52 WIB

PLT Direktur RS Alimuddin Umar, Beserta Staf dan Jajarannya, Mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Jelang HUT Ke-81 RI, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kibarkan Merah Putih di Menara Telkomsel Setinggi 74 Meter

Berita Terbaru