Ratusan Buruh Ngeluruk Ke Kantor Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Ketua Koperasi Menghilang

Selasa, 7 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG TB – Ratusan Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang Kota Bandar Lampung ramai ramai ‘Ngeluruk’ ke Kantor Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) pelabuhan Panjang yang beralamat di Kecamatan Pidada Kota Bandar Lampung, orasi Mosi tak percaya kepada Ketua Koperasi, Agus Sujatma di gelar di halaman Kantor Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang di mulai sekitar pukul 9.00 wib hingga pukul 12.00 wib, pada Senin (6/12).

Ratusan Buruh yang selama ini merasa terzolimi melampiaskan rasa kekecewaan dengan meneriakan Yel-Yel ‘TURUN KAN AGUS SUJATMA’ yang di anggap telah gagal melaksanakan Aspirasi dan Hak Buruh terkait permasalahan BPJS ketenaga kerjaan, Sertifikat Perumahan TKBM serta masalah Upah Kerja Buruh yang sangat murah.

Jelang beberapa waktu, pihak Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang meminta perwakilan dari Buruh sebanyak Lima orang yang diperbolehkan masuk untuk berdialog. Kelima perwakilan Buruh itu seperti, Ketua FSB KIKES KSBSI Bandar Lampung, Anif Juniardi, Ketua Umum FSB KIKES, Binson Furba. SH, LBH KIKES serta dua orang perwakilan Buruh TKBM.

Tampaknya dialog antara perwakilan Buruh dengan pihak pengurus Koperasi tak menemui kesepakatan. Di karenakan Ketua Koperasi TKBM Agus Sujatma Tidak ada di tempat.

Usai Orasi, Ketua Umum FSB KIKES, Binson Furba. SH menegaskan, pada hari ini Buruh TKBM Pelabuhan Panjang dibawah naungan Serikat Buruh KIKES KSBSI menuntut dugaan pelangaran-pelanggaran oleh Koperasi TKBM seperti masalah Dana BPJS sekitar 7 Milyar, masalah sertifikat Perumahan Buruh TKBM yang hingga kini belum diserahkan kepada pemilik (Buruh) serta masalah adanya Upah murah yang menjadi isu bersama di tingkat National.

“Masalah BPJS, itu ada sekitar 800 Buruh yang belum dibayarkan, tetapi dipotong setiap bulannya. Seperti tadi waktu adakan dialog didalam, pengurus Koperasi mengatakan masalah BPJS serahkan saja ke Kepolisian. Jadi pada hari ini ada Mosi tidak percaya dari kawan-kawan Buruh kepada Pengurus Koperasi TKBM, ” Tegasnya.

Baca Juga:  Gindha Ansori Wayka; Dana Koperasi SUSB Tulang Bawang di Rampok

Menurut Binson, Mosi tidak percaya kepada pengurus Koperasi pada hari ini. Sehingga direncanakan Buruh akan kembali melakukan orasi untuk meminta hak-hak Buruh.

“Kita hari ini masih mengedepankan sosial dialog. Apabila tidak ada respon dari pengurus Koperasi, maka Serikat Buruh akan mengedepankan Aksi turun ke jalan untuk menyampaikan pendapat, sesuai dengan tututan kami bayarkan BPJS Buruh, Sertifikat rumah TKBM segera di serahkan ke Pemilik (Buruh) dan naikan Upah buruh, “ungkap Binson.

“Untuk tindakan selanjutnya, kita akan tunggu selama tiga hari ini. Tapi bila sampai tiga hari tidak ada tanggapan maka kita akan siap melakukan Aksi Dan mogok serentak sekitar 1000 lebih buruh, hari ini bruh yang hadir sekitar 553 orang, “sambungnya.

Di sisi lain, Ketua Koordinator Orasi Buruh yang juga Ketua FSB KIKES KSBSI Bandar Lampung, Anif Juniardi mengatakan, saat diadakan dialog dengan pengurus Koperasi yang dihadiri oleh Jolly Sanggam, Wakil Ketua 1 Koperasi TKBM Amriyadi, Kuasa Hukum Koperasi TKBM serta Bendahara Koperasi TKBM. Namun, dialog tersebut berahir dengan Deaklog dikarenakan Ketua Koperasi Agus Sujatma tidak ada ditempat.

“Tadi saat dialog, kita nyatakan kita tidak akan menggelar rapat apabila tidak dihadiri oleh Ketua Koperasi, sehingga tadi deklog dan kita langsung keluar,” Ujarnya kepada Tirasnusantara.

Ditegaskan oleh Anif, gerakan orasi Buruh TKBM hari ini adalah sebuah Mosi tidak percaya kepada seluruh jajaran pengurus Koperasi TKBM Pelabuan Panjang terkait permasalahan hak-hak Buruh seperti BPJS, Sertifikat rumah TKBM dan masalah Upah yang tidak sesuai dengan KM 35 dan Keputusan Gubernur Lampung.

“Seperti masalah Sertifikat Perumahan TKBM yang ada di Desa Tanjung baru Kecamatan Merbau Mataram Lamsel, itu kami dari KIKES sudah pernah kirim surat Somasi ke Koperasi hingga dua kali, Kami sudah kirim surat Somasi ken pengembang hingga dua kali, kami pun sudah kirim surat ke satu pintu, dalam surat Somasi kita itu, pihak Koperasi dan pengembang tidak pernah menanggapi, hingga saat ini, “tegas Anif.

Baca Juga:  Polres Tanggamus Bersinergi Tokoh Pemuda dan Relawan Percepat Vaksinasi

Selain itu, sambung Anif, sebelum diadakan orasi didepan Kantor Koperasi TKBM, dirinya serta pengurus KiKES serta perwakilan Buruh telah berdialog dengan Kepala KSOP Pelabuhan Panjang. Pada prinsipnya Kepala KSOP meminta kepada perwakilan Buruh agar tidak terjadi Aksi atau mogok kerja. Di karenakan Pelabuhan Panjang ini adalah objek pital.

“Jawaban kami, yang terpenting dalam beberapa hari ini kami memberi waktu, kalau KSOP selaku pembina Koperasi TKBM bisa menyelesaikan tututan Buruh, kenapa kita harus gelar aksi, ” Sambungnya.

Di jelaskan nya, langkah selanjutnya KIKES akan mengirim surat pemberitahuan ke KSOP, Kepolisian, Koperasi TKBM, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UKM, berupa pemberitahuan kita (Buruh TKBM) akan melakukan mogok Kerja atau menyampaikan pendapat di muka umum dengan estimasi masa sekitar 1200, nama gerakannya, Aksi masa GEBER (gerakan bersama) antara Buruh Pelabuhan Panjang dan Buruh Supir Pelabuhan Panjang.

“Ya, surat itu besok akan kita kirim kan. Aksi itu akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 13 Desenber 2021. Jadi kita beri waktu satu minggu sejak hari ini, bila tuntutan Buruh tidak dipenuhi, maka Buruh akan mogok Kerja di mulai pada aksi hari itu. Kalau tuntutan buruk tidak dipenuhi, saya pastikan pada hari itu di Pelabuan Panjang tidak ada Aktivitas buruh, “imbuhnya.

“Tututan Buruh Pelabuhan Panjang adalah Mosi tidak percaya kepada pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang periode 2020 – 2025. Sehingga mendesak kepada Ketua Badan Pengawas (BP) Koperasi TKBM agar segera menggelar sidang Rapat Anggota Luar Biasa sesuai dengan AD/ART Koperasi untuk segera memberhentikan pengurus Koperasi, Agus Sujatma. Karena yang berhak memberhentikan pengurus, itu adalah Badan Pengawas (BP), “Pungkas Anif.

Baca Juga:  H. Batin Bahrul Alam Kerabat Calon Bupati Nomor Urut 2, Menyangkan Dugaan Black Campaign Yang Dilakukan Oleh Mantan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan

Sementara, Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma, saat di hubungi via Telepon seluler untuk di konfirmasi terkait hal tersebut, belum ada jawaban. (Alison/A. Gani).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, SDN 6 Sumberejo Kemiling Tanamkan Keteladanan dan Akhlak Mulia Sejak Dini
Abe Melangkah Maju Mewakili Lampung Ke Ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional
HUT ke-81 RI, Rektor Universitas Saburai Ajak Sivitas Akademika Isi Kemerdekaan dengan Karya dan Integritas
Upacara Penuh Khidmat Berlanjut Aksi Bakti Sosial, Tanamkan Karakter Peduli Sejak Dini
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
Dies Natalis Universitas Saburai Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kebersamaan
Dihadiri Jajaran DPP, DPW Se-Indonesia dan Seluruh DPD PRI se-Lampung, Wawan Tohir Balau Tegaskan Lampung Siap Jadi Episentrum Pergerakan PRI
Munculnya Dugaan Pungli di Desa Sabah Balau

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW 2026, SDN 6 Sumberejo Kemiling Tanamkan Keteladanan dan Akhlak Mulia Sejak Dini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Abe Melangkah Maju Mewakili Lampung Ke Ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) Tingkat Nasional

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:30 WIB

HUT ke-81 RI, Rektor Universitas Saburai Ajak Sivitas Akademika Isi Kemerdekaan dengan Karya dan Integritas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:23 WIB

Upacara Penuh Khidmat Berlanjut Aksi Bakti Sosial, Tanamkan Karakter Peduli Sejak Dini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Berita Terbaru