Masyarakat Pekon Sampang Turus, Harapkan Pemerintah Daerah Segera Realisasikan Jembatan Permanen

Sabtu, 25 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus TB – Untuk mendukung pengembangan dan kemajuan dengan terhubungnya akses jalan dari Pekon/desa Sampang turus kecamatan Wonosobo, kabupaten Tanggamus, provinsi Lampung, masyarakat meminta agar Pemerintah Kabupaten dan provinsi segera membangun Jembatan Permanen di lokasi pekon Sampang turus Sabtu (25/5/24).

Pasalnya meskipun akses jalan di pekon tersebut telah dibangun jembatan darurat dengan material kayu, sebagai bentuk dukungan masyarakat namun sampai sekarang belum ada sentuhan dari pemerintah Daerah kabupaten maupun Provinsi.

Marhawi selaku Kepala Pekon (Kakon) Sampang Turus menyebutkan jembatan yang dibangun secara sukarela oleh warga setempat tidak bertahan lama dikarenakan bila hujan dan debit air meningkat maka jembatan tersebut terbawa arus sehingga memutus akses penyebrangan.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi untuk dapat membangun jembatan penghubung ini secara permanen agar akses jalan pekon Sampang turus ini dapat dilewati,” harapnya.

Marhawi menambahkan dengan adanya akses jembatan yang permanen maka dengan sendirinya masyarakat pekon Sampang turus dapat dengan mudah melewati, sehingga aktifitas ekonomi warga kembali tumbuh

“Untuk mengembangkan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, kami berharap agar pemerintah segera dapat merealisasikan pembangunan jembatan yang berlokasi di pekon Sampang turus ini,” Paparnya.

Kemudian Marhawi selaku kepala Pekon menjelaskan dengan adanya harapan dan aspirasi masyarakat bahwa masyarakat pekon Sampang turus sangat membutuhkan Jambatan yang Permanen ,”imbuhnya,

Lanjut ia menyampaikan harapan masyarakat Sampang turus mengenai Jambatan ini, agar segera di realisasikan untuk membangun Jembatan Permanen bahwa kami disini masyarakat akses jalan lumpuh total, karena tidak ada penyambung antar pekon yaitu jembatan. selama ini saya selaku kakon sudah 7 x, membuat jembatan darurat, artian selama ini belum ada tanggapan pembangunan dari pihak pemerintah daerah kabupaten maupun provinsi,” tegasnya, marhawi di tempat lokasi tersebut,”Tutupnya.
(Suhaili)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Bagikan Brosur dan Masker, Satlantas Sampaikan Pesan Keselamatan dan Prokes Covid-19

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
GOLKAR Tanggamus Buka Penjaringan Calon Ketua
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:52 WIB

GOLKAR Tanggamus Buka Penjaringan Calon Ketua

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Berita Terbaru