Melalui Anggaran Bankeu Pemprov Riau, Pemko Pekanbaru Akan Bangun 90 Unit Rumah Layak Huni

Jumat, 18 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU TB – Pemerintah Kota Pekanbaru melalu Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru akan membangun baru Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 90 unit yang ditempati oleh masyarakat.

Hal ini di ungkapkan Plt Kepala Dinas Perkim Indra Pomi kepada Tirasbayangkara.com melalui Kabid Kawasan Permukiman Kevin Okta Saputra untuk program Rumah Layak Huni sejauh ini Pembangunannya berjalan dengan baik dimana sumber anggaranya bantuan keuangan Bankeu dari Pemerintah Provinsi Riau

Ia menjelaskan pada tahun 2021 ada 147 yang Kita Bangun namun untuk tahun 2022 ini sudah kita usulkan sebanyak 90 unit yang akan kita bangun.Untuk Pembangunan 1 unit Rumah Sebesar Rp 60 juta belum Termasuk Potong Pajaknya PPN dan PPH nya

Tentunya Bantuan Rumah Layak Huni ini Akan di Berikan Kepada Masyarakat Kota Pekanbaru yang masuk dalam Data DTKS di Dinas Sosial yang Menjadi Acuan Kita Untuk Kategori Penerima yaitu yang Mendapatkan SK Kumuh

Karena target kita yaitu memberantas kawasan Permukiman Kumuh yang ada di Kita Pekanbaru dan yang Menjadi Prioritas kita di Kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai.

Untuk Pelaksanaan Kegiatan ini Kita Serahkan Ke Pokmas yaitu Masyarakat Dananya Kita Serahkan Jadi Masyarakat yang Mengerjakan Kegiatan ini untuk Bahan-bahan Masyarakat langsung yang Membelinya Atau Orang yang di Tua kan di Pokmas nya

“Bantuan ini kita Salurkan Berupa Dana dan Kita Sebagai Pengawas di Lapangan dengan Konsultan” Tegas Kevin

Kemaren dari Tim BPK dan Provinsi Sudah Turun Mengecek Kelapangan dan Mereka Melihat Hasil Rumah Layak Huni ini dan Mereka Sangat Puas.Semoga dengan Bantuan Rumah Layak Huni ini Masyarakat Kita Bisa Terbantu dan Tidak ada Lagi Kawasan Kumuh di Kota Pekanbaru ini.”tutupnya Kevin Okta Saputra. (Chandra)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Makodim 0424 Tanggamus Ada Kan Vaksinasi serentak Untuk Masyarakat

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru