Oknum Perangkat Desa Wono Dadi Tanjung Sari Diduga Potong BPNT

Rabu, 30 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN TB – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Desa Wono Dadi, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, diduga adanya pemotongan yang dilakukan oleh oknum Aparatur Desa setempat. Hal tersebut disampaikan oleh Mujianto kepada team tirasbhayangkara.com (28/11).

Dilanjutkannya, pada saat pencairan untuk bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2022 dilakukan pemotongan sebesar Rp. 200.000,- (Satu Paket) per Kelompok Penerima Manfaat (KPM) oleh Aparatur Desa.

“Jadi gini bang, pada saat pencairan BPNT 3 (Tiga) Bulan kemaren ini dilakukan pemotongan sebanyak 1 (Satu) paket Rp. 200.000,-, dengan alasan untuk pemerataan dengan yang lain.

Kronologisnya KPM mengambil uang dari kantor Post sebesar Rp. 600.000,- kemudian arahan dari masing-masing Kepala Dusun (Kadus) para KPM langsung menebus sembako sebanyak 3 (Tiga) paket dikantor Desa, lalu yang dibawa pulang hanya 2 (Dua) paket saja, yang 1 (Satu) nya ditinggal untuk yang pemerataan dengan yang lain.

“Adanya pemotongan ini para KPM merasa dirugikan, karna jelas bantuan pemerintah itu sudah ada poksinya masing-masing, ada yang dapat BPNT, ada yang dapat PKH, ada yang dapat BLT Kemensos, ada juga yang dapat Renstra, ada yang dapat UMKM, dan ada juga yang dapat BLT Dana Desa (DD), jadi janganlah masyarakat kecil yang selalu dikorbankan dengan dalih yang tidak ada dasar hukumnya. “Papar Muji.

Kades Wono Dadi Suparman saat dikonfirmasi dikantor Kecamatan Tanjung Sari (29/11) mengatakan, saya selaku Kades tidak ikut secara tekhnis masalah itu, karena semuanya sudah ditangani oleh pengurusnya.

“Iya kalau masalah BPNT saya tidak ikut campur terlalu tekhnis karena sudah ada kepengurusannya, dan hal itu bukan merupakan potongan, akan tetapi bertujuan untuk menyama ratakan saja. “Kilahnya.

Baca Juga:  Polsek Pujut Sita 9,17 Gram BB Sabu Dari Pengedar Berinisial SO

Hal yang sama diamini oleh Kasno selaku Kadus 3A, beliau juga mengatakan bahwa potongan itu bertujuan untuk menyamaratakan kepada masyarakat yang tidak menerima, agar dinilai lebih adil dan merata, “Terangnya dengan nada yang penuh ragu. (Alison).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Suasana Kemerdekaan ke-81 yang Penuh Keceriaan dan Kebersamaan
Diduga Penambang Pasir Ilegal Merajalela Kemana Polhut, Polsek, DLH Dan Dinas Perijinan 
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
Heboh Dugaan Penggelapan Disertai Pungli di Desa Sabah Balau Jadi Sorotan Publik
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Suasana Kemerdekaan ke-81 yang Penuh Keceriaan dan Kebersamaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Diduga Penambang Pasir Ilegal Merajalela Kemana Polhut, Polsek, DLH Dan Dinas Perijinan 

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Heboh Dugaan Penggelapan Disertai Pungli di Desa Sabah Balau Jadi Sorotan Publik

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Berita Terbaru