Bersama OJK Pemkab Bantaeng Lakukan Sejumlah Kunjungan UMKM

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Tiras Bhayangkara.com
Sebagai rangkaian dari Sosialisasi Edukasi Keuangan bagi Masyarakat Kabupaten Bantaeng kepada Lurah, Kepala Desa, Nelayan, Petani serta UMKM di Kab. Bantaeng, yang diinisiasi oleh Pemkab Bantaeng dalam hal ini Bagian Perekonomian dan SDA Setda selaku Sekretariat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) berkolaborasi dengan OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat serta Bank BNI, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan beberapa agenda lainnya.

Satu diantaranya yakni Pertemuan Program klasterisasi UMKM komoditi unggulan khususnya di Kab. Bantaeng yang mana berlangsung dalam suasana santai dan sederhana di Kafe Konijiwa, Jl. H. Solthan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran Bagian Perekonomian & SDA Setda, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Industri Jasa Keuangan (IJK).

Setelah itu, rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Muh. Tafsir dan Kabag Perekonomian dan SDA Setda Bantaeng, Andi Sri Wiyanti melanjutkan kegiatan dengan melakukan visitasi ke beberapa pengusaha rumput laut & usaha budidaya lobster air asin yang berada di Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang, Bantaeng.

Untuk budidaya lobster mutiara, disebutkan bahwa dalam sehari pesanan yang dikirim sebanyak 100 hingga 150 ekor lebih, dengan harga Rp 500 ribu per kilogram untuk lobster mutiara. Selain Makassar, wilayah pasarnya sudah menjangkau Jakarta. Tak hanya itu, peluang ekspor lobster mutiara dari Kabupaten Bantaeng ke luar negeri sudah terbuka.(Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Jika Punya UKK, Dirjen Imigrasi Sebut Bantaeng Akan Jadi Pilihan Investor

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru