Bupati Bantaeng Uji Nurdin Tegaskan Pembersihan Drainase sebagai Langkah Awal Atasi Banjir di Kawasan Kota

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Tiras Bhayangkara.com — Mengantisipasi potensi banjir di wilayah kota, Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, memimpin langsung rapat penanganan banjir yang digelar di Kantor Camat Bantaeng, Jumat (13/6). Fokus utama dalam rapat tersebut adalah pembersihan drainase di sejumlah titik rawan banjir.

Dalam laporan awal, Camat Bantaeng Andi Andri Pawiloi menyampaikan hasil pantauan selama hujan deras beberapa hari terakhir. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Garegea, di mana ketinggian air cukup mengkhawatirkan meskipun belum meluap dari sungai. Beberapa wilayah lain juga sempat tergenang, namun situasi masih terkendali berkat koordinasi antara aparat kelurahan dan Babinkamtibmas.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Fauzy mengungkapkan bahwa tim ahli dari Universitas Hasanuddin (UNHAS) telah melakukan kajian lapangan untuk mengidentifikasi penyebab banjir di Kabupaten Bantaeng. Hasil kajian tersebut menghasilkan tiga skenario penanganan: jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

“Untuk saat ini, kita fokus pada langkah jangka pendek yang bisa segera dilakukan, yaitu pembersihan total saluran drainase di kawasan rawan banjir,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa secara geografis, drainase di Kabupaten Bantaeng memiliki tantangan tersendiri. Tiga aliran sungai utama yang bermuara menjadi satu menyebabkan tekanan air meningkat saat curah hujan tinggi, sehingga memperbesar risiko banjir.

Wilayah prioritas untuk pembersihan drainase meliputi Garegea, Jalan Bakri, Lorong Sunyi, dan area sekitar pasar kota. Selain faktor aliran sungai, tumpukan sampah dan sedimentasi yang tidak pernah dibersihkan dalam waktu lama memperburuk kondisi.

“Masalah banjir ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu kali tindakan. Tapi membersihkan drainase secara menyeluruh adalah langkah awal yang penting dan bisa segera kita lakukan,” ujar Bupati Fauzy.

Baca Juga:  Founder GERMASI: Pembangunan Gedung Kesehatan Wajib Penuhi Standar Kemenkes RI, Jangan Asal Tender

Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah kecamatan, kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat, dalam upaya menciptakan kota yang lebih tangguh terhadap ancaman banjir musiman. *(Hariati)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru