Diduga Ada Mark Up Anggaran Dalam Pembangunan Lapangan Volly Ball Pekon Batu Raja

Kamis, 27 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT TB – Penggunaan anggaran Dana Desa tahun 2021 Pekon Batu Raja Kecamatan Pesisir Utara Kabupaten Pesisir Barat diduga ada mark up oleh Peratin setempat.

Hal tersebut terungkap berdasarkan informasi dari “AL” selaku masyarakat setempat kepada team tirasbhayangkara.com (25/1), dikatakannya bahwa diduga ada mark up anggaran tentang pengelolaan dan pengunaan Dana Desa tahun 2021.

“Setau kami pada item anggaran Dana Desa Pekon Batu Raja pada tahun 2021 tercatat ada  kegiatan pembangunan lapangan Volly Ball, yang nilai anggarannya lebih kurang Rp. 65.000.000,- (Enam Puluh Lima Juta Rupiah).

“Sementara dalam realisasi nampak hasil yang tidak maksimal dari pekerjaan tersebut, saat ini sudah mulai terlihat retak-retak, bahkan sudah ada yang pecah. Padahal sama-sama kita ketahui bahwa pembangunan yang dilaksanakan harus memperhatikan standar kelayakan bangunan.

“Jadi dalam pembangunan ini kuat dugaan kami adanya Mark up anggaran, karena kami hitung terlalu besar, sementara kwalitas bangunannya sangat memprihatinkan.

“Kami berharap kepada pemerintah khususnya dinas terkait dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindaklanjuti pemberitaan ini, karna kuat dugaan telah terjadi KKN (Korupsi,Kolusi dan Nepotisme) dalam pengelolaan Dana Desa di Pekon Batu Raja.

Kita merujuk pada undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah menjadi undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dimana ada ancaman pidana bagi yang menyalahgunakan wewenangnya yang berakibat dapat merugikan keuangan negara. Ini jelas kalau itu merupakan perbuatan Pidana. “Tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait kwalitas bangunan dan besarnya anggaran, TPK Pekon Batu Raja “Sus” mengatakan, bahwa pembangunan tersebut masih dalam masa pembenahan.

“Iya memang pembangunan tersebut masih dalam masa pembenahan, dan mohon juga untuk dimaklumi karena pembangunan lapangan volly ball itu dilaksanakan masih diatas tanah, jadi pasti ada pergeseran, “Kilahnya tanpa menyebut jumlah anggaran yang dihabiskan.

Baca Juga:  Emak-Emak Bergerak Turun Kejalan KUD Stop Tangki CPO PT. Gora

Sementara Peratin Pekon Baru Raja sampai berita ini diterbitkan belum berhasil dikonfirmasi. (Sul/team)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru