Lampung Barat, – Soal dugaan Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMPN.4) Liwa, Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat, Lampung yang tergabung disalah satu organisasi wartawan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera panggil untuk ditindaklanjuti.
Disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat melalui Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Mengatakan bahwa dirinya akan segera melakukan pemanggilan terhadap Kepala SMP tersebut guna melakukan klarifikasi lebih lanjut.
“Menanggapi kepala SMPN 4 yang merangkap aktivitas LSM atau wartawan hal itu bisa menimbulkan benturan kepentingan, mengganggu tugas kedinasan , mempengaruhi objektivitas pengelolaan sekolah atau menurunkan kepercayaan publik maka dinas pendidikan tidak akan membiarkannya” Kata Himaya Saputra saat ditemui di ruang kerjanya.
“Kami akan melalkukan evaluasi , pembinaan dan apabila diperlukan mengambil langkah administratif sesuai ketentuan yang berlaku. sekolah harus dijaga sebagai ruang pendidikan yg profesional, netral dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan peserta didik. ” Lanjutnya
Selain itu kami memghormati hak setiap warga negara untuk berorganisasi, namun ketika seseorang menerima amanah sebagai kepala sekolah, maka kepentingan pendidikan harus ditempatkan diatas kepentingan organisasi apapun. Tutupnya
Diberitakan sebelumnya, Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMPN.4) Liwa, Kecamatan Balik Bukit Kabupaten Lampung Barat diduga tergabung disalah satu organisasi wartawan yang menjabat sebagai Bendahara jadi sorotan LSM Gemul.
Kepala Sekolah merupakan Aparat Sipil Negara (ASN) yang diberikan amanah tugas memimpin sekolah dan mengelola anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah ( Bos) dan administrasi lainnya disekolah.
Namun bedasarkan informasi yang di himpun, Kepala SMP Negeri 4 Liwa Lampung Barat diduga ikut tergabung disalah satu organisasi wartawan yang menduduki jabatan sebagai bendahara.
Saat dikonfirmasi melalui Via Whatsapp dirinya mengatakan bahwa dirinya sebagai bendahara disalah satu organisasi wartawan tersebut.
“Bendahara” Kata Kepala SMPN 4 Dalam pesan singkat nya yang dikirim melalui via whatsapp.
Dalam hal ini, LSM Gerakan Masyarakat Untuk Lampung ( Gemul) minta kepada bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat periksa kinerja Kepala Sekolah tersebut.
“Kami LSM Gemul minta kepada Disdik kabupaten Lampung Barat periksa kinerja Kepala SMP negeri 4 liwa, jangan sampai terjadi konflik kepentingan dalam melakukan pengelolaan administrasi. ” Tegasnya LSM Gemul.
“Karena Kepala Sekolah memiliki tugas memimpin dan mengelola satuan pendidikan, Tugas ini memerlukan komitmen waktu dan fokus yang tinggi. Bergabung dengan organisasi wartawan berpotensi memecah fokus dan mengganggu efektivitas kinerja manajerial di sekolah. “Sambungnya LSM Gemul.
Tambahnya, Secara administratif mungkin memungkinkan, tetapi secara etika profesional, penggabungan dua peran tersebut sangat tidak disarankan karena berisiko menimbulkan konflik kepentingan dan tidak profesional dalam menjalankan salah satu, atau kedua peran tersebut. Tutupnya
Penulis : Riyan
Editor : Redaksi
















