Dua Puluh Empat Koperasi Primer Curhat ke Anggota DPD RI Almira Nabila Fauzi ; Akan Saya Teruskan Aspirasi Pengirus Koprasi Primer ke Pusat

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tirasbhayangkara.com – Sebanyak 24 Koperasi Primer saat dialog dengan anggota DPD RI Almira Nabila Fauzi yang juga mantan Pengurus PD AMPG Provinsi Lampung priode 2018 – 2020, di Aula Kopdit Gentiaras Pringsewu Lampung menyampaikan curhatannya berkaitan regulasi yang dinilai berpotensi menghambat operasional koperasi.

 

Ketua Pusat Koperasi Kredit (Puskodit) Caraka Utama yang hadir saat dialog dengan anggota DPD RI Almira Nabila Fauzi, Budi Sulistiyo, mengatakan, kami Koperasi kredit menghadapi tantangan regulasi baru yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) serta Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2 Tahun 2023 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi yang kami nilai berpotensi menghambat operasional koperasi, yaitu tentang kebijakan open-loop.

 

“Jika aturan ini diterapkan tanpa revisi, koperasi bisa kehilangan identitasnya sebagai lembaga berbasis keanggotaan karena kami beroperasi secara ‘closed-loop’, di mana layanan hanya diberikan kepada anggota”. Kata Budi Sulistyo.

 

Ia atas nama koperasi kredit berharap Anggota DPD RI Almira Nabila Fauzi dapat menyampaikan aspirasi kami, untuk mendukung dan mendorong agar kebijakan yang diambil tetap berpihak kepada koperasi, harap Budi Sulistyo.

 

Menaggapi keluhan tersebut, Almira Nabila Fauzi, mengatakan, sesuai dengan tugasnya di komite IV DPD RI yang membidangi sektor keuangan negara, terutama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), perimbangan keuangan pusat dan daerah, pajak, lembaga keuangan, serta penguatan koperasi dan UMKM, akan meneruskan aspirasi dari para pengurus kepada DPR RI untuk ikut menyuarakan kebijakan atau regulasi yang dinilai tidak sejalan identitas koperasi sebagai lembaga berbasis keanggotaan.

 

Almira Nabila Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada Koperasi Kredit Gentiaras dalam pengelolaanya sangat-sangat profesional, sehingga makin berkembang, secara tidak langsung membantu program pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Senator Almira : Lampung Adalah Pintu Gerbang Sumatera Kota Berbudaya

 

Sementara itu Ketua KSP Gerntiaras YB. Wirasto Ardhi, mengatakan, di tahun 1999 menjadi tonggak sejarah penting bagi kami, tepatnya 10 Mei 1999 Kopdit Gentiaras disahkan oleh pemerintah melalui Kantor Departemen Koperasi Lampung Selatan dengan Badan Hukum No. 116/BH/KDK.7.1/V/1999 menjadi koperasi yang bergerak di bidang simpan & pembiayaan dengan nama Koperasi Kredit UBEKA Albertus Gentiaras.

 

Dinatakan Wirasto yang akrab di panggil mas Dedek, Sejak saat itu Kopdit Gentiaras mulai membuka diri untuk masyarakat umum dan mendapat kepercayaan dari berbagi kalangan.

 

KSP Kopdit Gentiaras Pringsewu adalah lembaga keuangan yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasiskan kepercayaan yang terbuka dan jelas sistem pengelolaannya dengan simpanan saham sebagai bentuk kepemilikan.

 

Seluruh kegiatan lembaga mengarah pada satu tujuan, yaitu kesejahteraan anggota. Dikelola secara profesional dan modern, KSP Kopdit Gentiaras Pringsewu melangkah dengan memberikan pelayanan keuangan yang dibutuhkan anggota dengan mempersembahkan produk-produk simpanan dan pembiayaan serta layanan non-keuangan yaitu pendidikan dan pendampingan usaha anggota.

 

“Saat ini kami mempunyai aset total kurang lebih Rp 1,2 Triliun dan 82 ribu anggota, berharap aspirasi dalam forum ini, dapat diperjuangkan Almira Nabila Fauzi sebagai Perwakilan masyarakat di Provinsi Lampung” harap mas Dedek panggilan akrab Wirasto Ardhi ketua Koperasi Kredit Gentiaras. (Narso).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Senator Almira : Lampung Adalah Pintu Gerbang Sumatera Kota Berbudaya
Jelang HUT Ke-81 RI, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kibarkan Merah Putih di Menara Telkomsel Setinggi 74 Meter
Inovasi Alat Cacah dan Digitalisasi Produk Daur Ulang, Tim PkM IBN Berdayakan TPS3R Jejama Secancanan
Senyum dan Semangat Warnai MPLS di SMP Negeri 1 Way Tenong, Bupati Parosil Ajak Siswa Baru Berani Bermimpi
Keluarga Wisudawan Unila Kecewa Banyak Kursi Tidak Layak Untuk Ditempati
Penembak ASN di Metro Serahkan Diri ke Polisi
Pengembangan SDM dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual, IBN MoU dengan Menkum
Polda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkoba dari Tujuh Kasus, Selamatkan 216 Ribu Jiwa

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Jelang HUT Ke-81 RI, Puslatpurmar 8 Teluk Ratai Kibarkan Merah Putih di Menara Telkomsel Setinggi 74 Meter

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:11 WIB

Inovasi Alat Cacah dan Digitalisasi Produk Daur Ulang, Tim PkM IBN Berdayakan TPS3R Jejama Secancanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:20 WIB

Senyum dan Semangat Warnai MPLS di SMP Negeri 1 Way Tenong, Bupati Parosil Ajak Siswa Baru Berani Bermimpi

Minggu, 28 Juni 2026 - 06:25 WIB

Keluarga Wisudawan Unila Kecewa Banyak Kursi Tidak Layak Untuk Ditempati

Senin, 25 Mei 2026 - 09:08 WIB

Penembak ASN di Metro Serahkan Diri ke Polisi

Berita Terbaru