
Lampung, (Tirasbhayangkara.com) – Makin berkembangnya pengetahuan Ilmu dan teknologi di Kalangan Akademisi maupun mahasiswa Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung perlunya membangun sinergitas dengan Kementrian Hukum guna perlindungan karya inteltual para dosen maupun mahasiswa IBN, ungkap rektor IBN Dr. Fauzi, M.Kom., M.E., Ak., CA, Sabtu, (16/5).
Dikatakan Fauzi, bahwa Kampus IBN beberapa hari lalu melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung.
MoU tersebut langsung ditandatangani oleh masing-masing pimpinan kedua Lembaga tersebut, IBN langsung Rektor IBN Dr. Fauzi sementara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung, langsung ditandatangani oleh Kepala Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung, Taufiqurrakhman, S.Sos., S.H., M.Si..
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi, inovasi, serta perlindungan karya intelektual di lingkungan akademik,kata Fauzi.
Lebih lanjut, dikatakan bahwa, Kerja sama ini mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan hak kekayaan intelektual, peningkatan literasi hukum, serta pengembangan inovasi dan hasil riset yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Sementara itu, Kepala Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung Taufiqurrakhman, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Institut Bakti Nusantara dalam mendukung pengembangan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan inovasi dan karya akademik yang harus mendapatkan perlindungan hukum secara optimal.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran hukum serta pemanfaatan kekayaan intelektual secara komprehensif. Perguruan tinggi merupakan pusat lahirnya ide dan inovasi, sehingga perlu didukung melalui pendampingan dan penguatan regulasi yang tepat,” ungkap Taufiqurrakhman.
Melalui penandatanganan MoU ini, Institut Bakti Nusantara dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Lampung diharapkan dapat membangun program kolaboratif yang berkelanjutan, mulai dari pelatihan, seminar, pendampingan HKI, hingga pengembangan riset dan inovasi berbasis kebutuhan masyarakat serta dunia industri. Kerja sama ini sekaligus mempertegas komitmen IBN sebagai perguruan tinggi unggul di bidang teknologi dan ekonomi bisnis yang berorientasi pada inovasi dan entrepreneurship global. (Narso. H).
















