Dua Tahun PJ Kampung KCA, Romli Dinobatkan Warga dan Sebagai PJ Terbaik

Rabu, 29 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG TB – Terkait adanya berita dugaan penyalahgunaan dalam jabatan yang dilakukan oleh PJ kepala kampung Karya Cipta Abadi (KCA) Kecamatan Rawajitu Selatan, Kabupaten Tulangbawang, Romli berikan klarifikasinya. Rabu (28/12/2021).

Hal tersebut disampaikan Romli ( PJ Kampung KCA ) dibalai kampung Karya Cipta Abadi, yang disaksikan oleh seluruh aparatur kampung, perwakilan BPK dan beberapa tokoh masyarakat kampung KCA.

Dalam pembukaanya Romli menyampaikan;
“Sebelum saya mengklarifikasi berita beberapa hari yang lalu, disini saya ucapkan trimakasih kepada seluruh aparatur kampung, BPK dan tokoh masyarakat, yang sudah berkenan hadir untuk mendengarkan atas klarifikasi yang akan saya utarakan, agar semua yang hadir disini maupun yang tidak hadir bisa tau apa sebenarnya yang terjadi,”

“Dengan adanya berita yang kurang pas dan kurang sedap, maka saya disini selaku PJ kakam Karya Cipta Abadi (KCA) akan mengklarifikasi dan menjelaskanya, bahwa saya memang benar memegang dana kampung yang telah diamanatkan oleh sekretaris kampung dan bendahara kampung sesuai dengan berita acara dan surat kuasa yang telah dibuat atau disepakati dan disaksikan oleh BPK dan TPK kampung KCA, guna keamanan uang negara,” ucap Romli

“Pemegangan dana tersebut tidak semata-mata karna saya ingin menguasainya, melainkan untuk mengamankan dana tersebut sementara waktu sebelum dana tersebut dibelanjakan untuk pembangunan kampun, mengingat kampung KCA ini rawan dengan bahaya perampokan, pencurian dan pembegalan, dimana lokasi kampung ini dekat dengan bantalan sungai Tulangbawang, dan daerah kampung ini juga dikategorikan sebagai daerah sangat terpencil di wilayah Kabupaten Tulangbawang,”

“Untuk dana yang telah masuk ke rekening kampung, telah direalisasikan sesuai dengan APBKam yang telah dibuat dan dilaksanakan oleh PTK yang ada di kampung Karya Cipta Abadi dan dicairkan oleh bendahara setelah diverifikasi sekretaris kampung sehingga disetujui oleh saya selaku pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan desa (PKPKD)”, jelas Romli.

Baca Juga:  Kanit Binmas Polsek Patean Intens Melaksanakan Kegiatan Sambang Desa

Romli juga menambahkan;
“Untuk semua kegiatan di kampung KCA telah dilaksanakan sesuai dengan tufoksi dari masing-masing aparatur kampung, dimana sekretaris selaku kepala kantor sekaligus selaku kordinator PPKD, kaur keuangan sebagai bendahara untuk mengurus keuangan kampung. Sedangkan kaur dan kasi lainya, ditugaskan untuk membantu kepala kantor dan kepala kampung agar kegiatan kampung dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikitpun”.

” Mungkin itu saja dari saya selaku PJ kepala kampung sekaligus PKPKD, mengucapkan terimalasih kepada semua yang hadir disini, dan tak lupa juga saya ucapkan kepada dinas DPMK Kabupaten Tulangbawang dan Inspektorat yang telah membimbing saya untuk menciptakan kampung KCA ini menjadi yang lebih baik. Dan tak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada ibu Bupati Tulangbawang DR Hj. Winarti SH, MH, MM, yang telah memberikan kepercayaan dan mengamanatkan kepada saya untuk memimpin kampung Karya Cipta Abadi ini, agar lebih baik dan berkembang dari keterpurukan dimasa lampau”, tutup Romli dalam penyampaianya.

Masih ditempat yang sama, seluruh aparatur kampung Karya Cipta Abadi, mengucapkan banyak terimakasih kepada pak Romli, yang sudah dua tahun ini memimpin dan membina kampung KCA dengan baik dan sabar, mungkin selain pak Romli, yang lain pasti tidak betah menjadi PJ di kampung KCA ini, dikarnakan medan jalan yang sulit apalagi dimusim hujan seperti ini. (A. Dika/team).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru