PESISIR BARAT TB – Atas diangkatnya kembali Yanti Deswita sebagai Kasi Kesejahteraan di Pekon Bambang Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir Barat oleh Peratin setempat mendapatkan apresiasi dari PPDI.
Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pesisir Barat Imron Kholid, mengapresiasi ketegasan Bupati Kabupaten Pesisir Barat dalam menegakkan aturan.
“Dengan diangkatnya kembali saudari Yanti Deswita sebagai Kasi Kesejahteraan yang sempat diberhentikan oleh Pauzi selaku Peratin Pekon Bambang Kecamatan Lemong, merupakan bentuk komitmen dan kerja nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam menegakkan aturan.
“Kami jajaran PPDI Kabupaten Pesisir Barat sangat mengapresiasi instruksi tegas Bupati terhadap Peratin Pekon Bambang agar membatalkan SK pemberhentian Perangkatnya.
Peratin Pauzi pun dengan bijaksana mengakui kesalahan, dan mengangkat kembali perangkat nya yang sempat diberhentikan.
Ketegasan Bupati Kabupaten Pesisir Barat dalam menegakkan aturan, tidak pilih kasih, yang salah tetap salah dan menanggung resiko dari perbuatannya, Peratin yang tidak taat aturan juga akan disanksi bila mengedepankan arogansi nya.
“Sekali lagi kami sangat berterima kasih kepada Bupati, kejadian ini kiranya bisa dijadikan pelajaran buat semuanya, semoga Peratin akan terus bersinergi dengan baik terhadap Perangkat nya, beda pilihan politik itu merupakan sunnatulloh, namun jangan dibawa keranah pekerjaan, profesional dan bijaklah dalam memimpin.
Perangkat yang sudah ada hendaknya diajak bersinergi dalam rangka melaksanakan kerja untuk kemajuan Pekon, bukan malah Peratin yang menciptakan permusuhan dan kegaduhan.
Perangkat Pekon itu orang dalam, jadi janganlah disingkirkan, mereka sudah tau semuanya, tinggal dibina saja untuk berkinerja yang lebih baik lagi.
Dalam kesempatan ini Imron Kholid juga mengingatkan bahwa pemerintah Pekon senantiasa dipantau dan diawasi oleh banyak pihak, bukan hanya aparat pembina, pengawas dan aparat penegak hukum, namun juga masyarakat secara umum.
Untuk itulah Imron Kholid berpesan agar Peratin dan Perangkatnya senantiasa bekerja sesuai koridor yang berlaku, janganlah selalu mengedepankan arogansi.
“Jangan ragu untuk berkoordinasi dan berkonsultasi dengan instansi yang lebih tinggi seperti kecamatan, inspektorat dan DPMP,” tambah Imron.
Semoga tidak ada lagi Peratin yang arogan, yang memaksakan kehendak peribadi dan mengangkangi aturan, imbasnya besar, karena saat ini aturan sudah berubah, tidak seperti dulu, oleh karenanya PPDI selalu siap bersinergi untuk kemajuan 116 Pekon di Bumi Para Saibatin dan Para Ulama ini, “Tegasnya. (Sukri)














