Julio; Kerja Tidak Profesional Oknum Pengacara “YD” Sesatkan Masyarakat Bawah

Kamis, 6 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT TB – Arogansi yang mengarah pada intimidasi dan cenderung menghalang-halangi kerja Wartawan yang dilakukan Oknum Pengacara berinisial “YD” pada salah seorang wartawan Tiras Group di Pesisir Barat, menjadi perhatian serius dari kalangan Aktivis.

Kadiv Pam GMBI Distrik Pesibar, Julio mengatakan, Oknum Pengacara “YD” tersebut kuat dugaan melakukan kesalahan, karena sudah mengintimidasi dan menghalang-halangi kerja wartawan dalam mencari, menggali, dan menyampaikan berita kepada masyarakat, itu jelas ada pidananya.

“Apa Oknum “YD” tidak pernah baca dan memahami UU No.40 tahun 1999 tentang Pers,” tanya Julio, Sabtu (06/04/2023).

“Intervensi wartawan bukan merupakan bagian kerja dari oknum Pengacara “YD”, sekalipun yang diberitakan itu merupakan kliennya sendiri, namun seorang Pengacara tidak dapat semena-mena begitu, mekanisme sanggahnya ada dan “YD” seharusnya tau dong kapasitasnya sebatas mana, janganlah karena kita punya Power lalu mau sok berkuasa dan cari sensasi,” kata Julio.

Lanjutnya, Oknum Pengacara “YD” kan orang hukum, janganlah menabrak aturan, kami orang bawah ini juga punya harkat dan martabat, kalau mau pakai gaya preman jangan di Bumi Para Saibatin dan Para Ulama ini tempatnya, cobalah kerja yang profesional agar masyarakat juga tidak terprovokasi, janganlah coba menyesatkan masyarakat bawah.

“Apabila ada permasalahan pribadi jangan lakukan manuver dengan gaya kampungan, wartawan ini jelas bekerja dilandasi dan dilindungi oleh Undang-Undang, kalau yang diberitakan kurang pas lakukan upaya sanggah, dalil balas dalil, data balas pula dengan data.

“Ingat, intimidasi, menghalang-halangi kerja wartawan, apa lagi sampai menghina tulisan wartawan, itu bukan cara etis dan bukan mencerminkan intelektualitas seorang oknum pengacara, akan tetapi memperlihatkan bahwa kualitas keilmuan yang masih sangat dangkal,” tuturnya.

Baca Juga:  Tim Gabungan Polres Dumai Bekuk Pelaku Penembakan di Bukit Kapur

“Kami dari jajaran LSM GMBI Distrik Pesibar akan kawal terus masalah dugaan pemotongan dana PIP pada salah satu SMP di Pesisir Barat. ini jelas ada regulasi yang dilanggar, jangan main-main dengan uang Negara,” tegas Julio. (Samsul).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi satuan Pendidikan SDN 11 Krui Di Duga Banyak Temuan
Lapor Pak Mentri Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Pendidikan SDN 11 Krui Sangat Pantastis
STNK Honda PCX Hilang, Warga Pesisir Barat Laporkan Kehilangan ke Polsek Ngaras
P3MN Desak DPRD Pesisir Barat Jangan Main-Main Sebagai wakil rakyat!
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi satuan Pendidikan SDN 11 Krui Di Duga Banyak Temuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Lapor Pak Mentri Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Pendidikan SDN 11 Krui Sangat Pantastis

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:10 WIB

STNK Honda PCX Hilang, Warga Pesisir Barat Laporkan Kehilangan ke Polsek Ngaras

Kamis, 10 September 2026 - 10:17 WIB

P3MN Desak DPRD Pesisir Barat Jangan Main-Main Sebagai wakil rakyat!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Berita Terbaru