Kades Pujianto Diduga Lakukan Pungli Pada Pembangunan Balai Desa Sabah Balau

Sabtu, 29 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN TB – Setelah adanya polemik pemberhentian Sekdes dan Kadus, serta terkuaknya pembangunan Underlagh di Desa Sabah Balau tahun 2021 yang tidak kunjung selesai.

Saat ini muncul dugaan pungli yang dilakukan Pujianto selaku Kades setempat.

Menurut “UY” yang disampaikan pada team tirasbhayangkara.com, sewaktu mau acara peletakan batu pertama Pembangunan Balai Desa Sabah Balau, Kades diguga melakukan pemotongan insentif Aparatur Desa nya.

“Iya pak bener pada waktu itu sewaktu mau ada acara peletakan batu pertama Balai Desa Sabah Balau, kami seluruh Aparatur Desa dipotong Siltap (penghasilan tetap) kami sebesar Rp. 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah) per orang secara sepihak oleh pak Pujianto, “Keluhnya.

“Kami sebenarnya keberatan, tapi mau apalah daya, kami tau kalau cuma untuk simbolis peletakan batu pertama tidak memakan biaya yang begitu banyak, cukup dengan Satu zak semen, Tiga ember pasir, dan beberapa bongkah pecahan batu saja, sedangkan uang yang diambil dari kami selaku Aparatur Desa pada saat itu perkiraan kami mencapai Rp. 8.000.000,- (Delapan Juta Rupiah), “Paparnya.

“Jadi menurut kami apa yang sudah dilakukan oleh pak Kades Pujianto itu merupakan suatu kesalahan dan juga merupakan suatu penyimpangan, bahkan hal ini masuk kategori Pungutan Liar, karena tidak ada landasan hukumnya, dan perbuatan tersebut jelas telah merugikan kami selaku Aparatur Desa, itu hak keluarga kami yang seharusnya kami makan, ini malah diambil dengan begitu saja.

“Kami tidak terima, kalau pun ada konsekuensi hukumnya itu pak Pujianto harus bertanggung jawab, pekerjaan saja ada yang belum selesai, uang kami juga ikut dimakan. “Paparnya.

Untuk mengkonfirmasi permasalahan ini, beberapa kali team tirasbhayangkara.com coba berusaha untuk menemui, dan menghubungi Kades Pujianto, namun sampai berita ini diterbitkan belum bisa terkonfirmasi, karena yang bersangkutan jarang berada ditempat, WA dan telpon tidak direspon. (Alison/team)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Mantan Wabup Bantaeng Meninggal Dunia, Ilham Azikin: Beliau Sosok Berintegritas

Berita Terkait

Suasana Kemerdekaan ke-81 yang Penuh Keceriaan dan Kebersamaan
Diduga Penambang Pasir Ilegal Merajalela Kemana Polhut, Polsek, DLH Dan Dinas Perijinan 
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
Heboh Dugaan Penggelapan Disertai Pungli di Desa Sabah Balau Jadi Sorotan Publik
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Suasana Kemerdekaan ke-81 yang Penuh Keceriaan dan Kebersamaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Diduga Penambang Pasir Ilegal Merajalela Kemana Polhut, Polsek, DLH Dan Dinas Perijinan 

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Heboh Dugaan Penggelapan Disertai Pungli di Desa Sabah Balau Jadi Sorotan Publik

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Berita Terbaru