Kunjungi Rumah Bambang Saat Belum Ditetapkan oleh KPU, Sejumlah ASN Metro Terancam Sanksi

Kamis, 5 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

KOTA METRO – Polemik kunjungan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Metro yang mengunjungi Bambang Iman Santoso pada tanggal 29 November 2024 masih terus berlanjut.

Bambang bersama Wakilnya Rafieq memang ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Kota Metro tahun 2024. Namun, pada saat kunjungan tersebut Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro nomor urut 01 ini belum ditetapkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Artinya status keduanya masih calon wali kota dan wakil, karena KPU sebagai penyelanggara resmi belum menetapkan keduanya sebagai Wali Kota dan Wakil Wakil Kota terpilih.

Hal ini, menjadi tanda tanya besar dikalangan masyarakat. Apalagi selain lurah dan camat, para esselon II atau kepala dinas juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro,

ASN terikat oleh aturan netralitas dalam politik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan peraturan turunannya, termasuk Surat Edaran Menteri PANRB dan Bawaslu.

Artinya, ASN dilarang memberikan dukungan kepada pasangan calon kepala daerah, baik secara langsung maupun tidak langsung, selama proses pilkada masih berlangsung, termasuk sebelum adanya penetapan resmi hasil pemilihan oleh KPU.

Para pejabat tersebut juga melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS. Dalam Pasal 4 huruf (e) mengatur bahwa ASN dilarang memberikan dukungan kepada calon kepala daerah dalam bentuk apapun.

Selain itu, mereka juga mengangkangi Surat Edaran (SE) Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Nomor 2/SE/VII/2016 tentang Netralitas ASN.

Dimana, para ASN tersebut bisa dikenakan sanksi administratif maupun disiplin, seperti teguran, penurunan pangkat, hingga pemberhentian dari jabatan.

Sementara itu, sejumlah ASN Kota Metro mengaku menemui Wali Kota Metro terpilih Bambang Iman Santoso karena mendapat undangan dari salah satu tim Bambang – Rafieq.

Baca Juga:  Wahdi Terima SK Rekomendasi Dari DPD PKS Metro Maju di Pilwakot 2024 - 2029.

Salah satunya dikatakan Camat Metro Pusat Yahya Rachmat. Pihaknya mengaku mendapat undangan dari salah satu tim Bambang untuk datang ke kediamannya.

“Kalau saya kenapa bisa datang ke rumah beliau ya karena dapet undangan resmi dari salah satu timnya. Itulah kenapa saya datang kesana,” ucapnya.

“Hampir semua camat dan lurah yang lain pada kesana sebagian besar ya karena dapat undangan itu,” imbuhnya.

Senada dikatakan ASN lainya yang tidak ingin disebutkan namanya. Dia mengaku tidak mengetahui menemui Cakada yang belum resmi ditetapkan sebagai Wali Kota terpilih melanggar aturan.

Dia juga mengaku datang ke kediaman Bambang lantatan mendapat undangan dari salah satu timnya.

“Kalau melanggar aturan mana saya belum tahu. Kalau ada aturan yang saya langgar ya tidak mungkin saya kesana. Ini tidak ada perintah untuk datang kesana, tapi undangan resmi dari salah satu timnya,” terangnya

“Itulah kenapa Pak Sekda, Esselon II, camat dan lurah pada hadir kesana. Ya karena dapat undangan itu tadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Metro Barat, Triono mengaku tidak mendapat undangan dari tim Bambang – Rafieq. Dirinya mengaku hadir ke rumah Bambang lantaran diberitahu rekan sesama camat.

“Setelah apel itu saya ditanya dapat undangan tidak dari tim Pak Bambang untuk datang kerumahnya. Tetapi yang lain pada hadir, saya juga ikut hadir kesana,” tandasnya. (Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Laskar Lampung WARNING: Untuk Masa Depan Metro, Timsel & Walikota Jangan Ada Permainan Penempatan Jabatan dan Seleksi Sekda
Pencairan Media Tidak Merata, Anggaran Kerjasama Publikasi di Diskominfo Metro Dipertanyakan,
Satreskrim Polres Metro Berhasil Ciduk Oknum Debt Collector Yang Meresahkan
Walikota Metro Tunjuk Kusbani Jadi Plh Sekkot Metro, Usai Bayana Mundur Dari Pj.
Dampingi BAPANAS RI Polres Metro Awasi Harga dan Keamanan Pangan
DPD Golkar Lampung Kampanyekan Gerakan Menanam Di Kota Metro
PP Muhammadiyah Gelar Sekolah Paralegal di Lampung, Cetak Garda Terdepan Bantuan Hukum
Kapolda Lampung Hadiri Launching dan Festival UMKM Mitra Adhyaksa, Perkuat Sinergi Dukung Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 06:38 WIB

Laskar Lampung WARNING: Untuk Masa Depan Metro, Timsel & Walikota Jangan Ada Permainan Penempatan Jabatan dan Seleksi Sekda

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:48 WIB

Pencairan Media Tidak Merata, Anggaran Kerjasama Publikasi di Diskominfo Metro Dipertanyakan,

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:09 WIB

Satreskrim Polres Metro Berhasil Ciduk Oknum Debt Collector Yang Meresahkan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:49 WIB

Walikota Metro Tunjuk Kusbani Jadi Plh Sekkot Metro, Usai Bayana Mundur Dari Pj.

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:51 WIB

Dampingi BAPANAS RI Polres Metro Awasi Harga dan Keamanan Pangan

Berita Terbaru