Lomba Pacuan Kuda di Desa Biangkeke, Bupati Bantaeng: Jaga Warisan Budaya dan Jangan Dinodai Dengan Praktik Judi

Sabtu, 16 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG Tiras Bhayangkara.com – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin membuka acara Lomba Pacuan Kuda dalam rangka Semarak HUT Republik Indonesia, di Desa Biangkeke, Kecamatan Pa’jukukang. Kamis, (14 Agustus 2025).

Dalam sambutannya, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat Desa Biangkeke yang terus menjaga warisan budaya dengan menggelar lomba pacuan kuda,

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Biangkeke beserta jajarannya yang menggelar pacuan kuda sebagai upaya memelihara nilai-nilai atau warisan budaya kita,” kata Uji Nurdin.

Bupati Bantaeng juga meminta, perlombaan pacuan kuda ini tidak dinodai dengan praktik-praktik judi.

Dirinya meminta pacuan kuda di Desa Biangkeke menjadi destinasi wisata yang bisa bangkitkan ekonomi warga sekitar.

“Sudah ada peringatan yang kita buat yaitu dilarang berjudi. Sehingga kita jaga marwah event kita ini, apalagi diikuti dari beberapa daerah bagian selatan,” kata Uji Nurdin.

Sementara Kepala Desa Biangkeke, Firdaus mengatakan, lomba pacuan kuda ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Indonesia ke80 bertemakan, “Menunggang Warisan Melaju ke Masa Depan”.

“Alhamdulilah peserta lomba turut dimeriahkan dari daerah lain. Ada Bone, Sinjai, Jeneponto, dan Bulukumba. Final lomba ini insyaallah digelar tanggal 17 atau 18 Agustus besok,” kata Firdaus.

Firdaus menambahkan, pihaknya serius menjadikan Pacuan Kuda Desa Biangkeke menjadi destinasi wisata di Bantaeng. Sehingga dirinya meminta dukungan Pemkab Bantaeng.

“Kami harap ada perbaikan infrastruktur di kawasan Pacuan Kuda. Seperti adanya tribun dan tempat-tempat pendukung lainnya. Sehingga layak menjadi kunjungan wisata baru di Bantaeng,” pungkasnya.

Hadir pada kesempatan itu, Ketua KONI Bantaeng, H. Tasrif Labandu, perwakilan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta para Pimpinan OPD terkait.
(Hariati).

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Diduga Kuat Kades Sri Menanti Mark Up Anggaran Ketahanan Pangan di Tahun 2022

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru