LSM Forkorindo Soroti Realisasi Penggunaan Bantuan Operasional Sekolah

Selasa, 28 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA SELATAN TB – DPC Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Rakyat Indonesia (Forkorindo) Sumatera Selatan (Sumsel), menyoroti realisasi penggunaan dana operasional sekolah (BOS) ahun anggaran (TA) 2020, 2021, dan 2022 di SDN 3 Batu Raja Bungin, Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Ogan Komring Ulu Timur (Okut) Sumatra Selatan (Sumsel), yang terindikasi adanya penggelembungan anggaran (Mark Up).

Menurut Ketua DPC OKU T ,provinsi Sumsel Komarudin, berdasarkan kajian tim konsultan dari FORKORINDO pada sejumlah program yang dilaksanakan sekolah diduga kuat telah terjadi mark up.

Ia mencontohkan, pada tahap 1 TA 2020 program yang diduga telah di mark upa diantaranya, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler senilai Rp 12 juta lebih, administrasi kegiatan sekolah
senilai Rp 19 juta lebih.

Untuk tahap kedua program ekskul sebesar Rp 32 juta lebih dan administrasi kegiatan sekolah sebesar Rp 16juta lebih.

Sedangkan untuk tahap ketiga, dianggarkan program ekskul sebesar Rp 8 juta lebih dan administrasi kegiatan sekolah Rp 13 juta lebih.

“Ya berdasarkan kajian tim konsultan kami kedua item itu terindikasi telah di mark up pihak sekolah,” kata Komarudin, Selasa (28/03/2023).

“Kalau dirinci angkanya mencapai ratusan juta rupiah, dugaan mark up diperkirakan sebesar 20 persen, jadi indikasi kerugian negara pun tidak sedikit,” timpalnya lagi.

Atas temuan itu, pihaknya menegaskan akan melaporkanya ke penyidik Polda Sumsel untuk ditindaklanjuti.

Namun Komarudin, enggan merinci kapan akan diteruskanya laporan itu, ia hanya menjanjikan akan dibeberkan setelah dikirimkan laporan.

“Nanti saja setelah kami kirimkan laporan akan kita undang rekan-rekan media untuk konfrensi pers,” ucapnya.

“Sebab selain ada indikasi markup ada dugaan yang fiktik terkait realisasi anggaran dana BOS jadi setelah kita laporkan baru aka kita beberkan semua di muka publik.”tegas Komarudin. (Riyan)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Berkat Instruksi Bupati Bantaeng, Penerimaan Zakat di Baznas Tembus Rp400 Juta per Bulan

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru