Pelaku Perampokan Bersebo Ala Ninja Dibekuk Polsek Sungkai Utara Bersama Tekab 308

Senin, 28 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA TB – Dua dari empat orang komplotan pelaku perampokan (Curas) menggunakan sebo ala-ala ninja, berhasil di bekuk Tim Opsnal Polsek Sungkai Utara bersama TEKAB 308 Sat Rekrim Polres Lampung Utara pada Jumat 25/2/2022 pukul 22.30 wib di sebuah rumah Dusun Taman Sari Desa Padang Ratu Kecamatan Sungkai Utara Kab Lampung Utara

Keduanya terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur lantaran melawan petugas menggunakan sejata api aktif saat hendak dilakukan penangkapan

Komplotan ini melancarkan aksinya pada hari Jumat 25/2/2022 sekira pukul 20.30 wib, menimpa korban an.Deni Kusnadi (28) warga Dusun Muara Balak Desa Batu Nangkop Kecamatan Sungkai Utara Kab. Lampung Utara

Diduga sebelum beraksi komplotan yang seluruhnya berjumlah empat orang ini lebih dahulu telah mengamati calon korban mangsanya

Kasat Reskrim AKP Eko Rendi Oktama S.H mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail S.H., S.I.K., M.I.K. membenarkan telah menangkap dan mengamankan dua orang teduga pelaku masing-masing inisial RP (30) warga Dusun Taman Sari Desa Padang Ratu Kecamatan Sungkai Utara dan KSR (40) warga Desa Baturaja Kecamatan Sungkai Utara Kab Lampung Utara, Sabtu 26/2/2022

Mereka di tangkap disebuah rumah Desa Padang Ratu Kecamatan Sungkai Utara berikut disita barang bukti berupa satu bilah Senjata Tajam Jenis Laduk bergagang Coklat bersarung Coklat, satu buah Senpi Rakitan jenis Revolver dengan 5 butir amunisi Aktif, tiga Unit HP Merk Nokia 105 warna hitam, Nokia 105 warna putih, satu unit HP Vivo Y1915, satu pasang Sepatu warna coklat, satu buah celana Jeans warna biru, ATM BRI, dua buah kunci roda, satu buah kunci leter T, satu unit motor honda 70 warna merah dan uang Tunai Rp 95.000,- (sembilan puluh lima ribu rupiah

Baca Juga:  Hi. AM. Syafi'i Resmikan Gedung Kantor Koperasi Konsumen Pegawai Republik Indonesia Karya Abadi Jaya di Pekon Dadapan

Dikatakan oleh Kasatres AKP Eko, kronologis kejadian dan modus operandi (MO) yang dilakukan, saat korban sedang duduk dalam ruko/ warung tiba tiba di datangi empat orang tak dikenal memakai sebo (penutup wajah) lansung masuk melalui pintu samping.

“Salah seorang pelaku lansung menodongkan senjata api ke arah isteri korban (an.Sanaah), satu orang menodong suami korban, satu orang bertugas menunggu pintu di belakang dan satu orang yang lain masuk kedalam kamar mengambil tas kresek dilemari berisi uang tunai Rp 30 juta

Setelah dapat, kemudian pelaku masih memaksa korban untuk menunjukan uang yang lain dan berhasil mengambil uang sejumlah Rp 10 juta di loker kasir warung

Pelaku juga merampas handphone termasuk HP yang di pegang oleh korban asnaah dan barang barang lain dengan kerugian seluruhnya ditaksir Rp 50 Juta, setelah berhasil kedua korban di ikat oleh pelaku menggunakan tali jemuran dan kain gendongan bayi, kemudian kabur dan korbanpun melapor ke Polsek Sungkai Utara

Lanjut Kasat, setelah mendapat laporan korban, tidak tarlalu lama unit res Polsek berhasil mengidentifikasi pelaku bersamaan dengan tim TEKAB 308 yang saat itu sedang berada di Kecamatan Sungkai Utara lansung melakukan pengejaran ke Dusun Taman Sari dan kurang lebih dua jam setelahnya kita berhasil menangkap RP dan KSR “ujar AKP Eko

Saat hendak di lakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan aktif menggunakan senpi, kita tidak mau megambil resiko dan terhadapnya terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur, sementara dua orang pelaku lainnya masih kita lakukan pengejaran (DPO)

Kini kedua terduga pelaku sudah berada di Mapolres Lampung Utara dan sedang di lakukan pemeriksaan, “pungkasnya. (Nova)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Penetapan DPO Ketua GML Lampura Tuai Reaksi Keras dari Internal Organisasi, Pengurus Siap Tempuh Jalur Hukum
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru