Sugeng;  Combine DR16 Bantuan Pemerintah Sudah Kami Jual Dengan Tukang Ronsokan

Sabtu, 18 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG SELATAN TB – Kelompok Tani (Poktan) Sido Makmur Desa Sukadamai Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan diduga menjual alat bantuan pertanian Combine.

Hal tersebut diakui oleh Sugeng Ketua Kelompok Tani Sido Makmur kepada wartawan di kediamannya bahwa benar Combine bantuan dari pemerintah yang diberikan untuk kelompok taninya dijual.

” Benar pak, Combine yang diberikan pemerintah untuk kelompok saya, memang kami jual ditempat yang beli rongsokan atas persetujuan dan musyawarah kelompok kami, ” ucapnya, Jum’at (17/06/2022).

Menurutnya Combine yang dijualnya tersebut type DR16 tahun 2016.

Ditanya apakah KUPT Kecamatan Natar ikut terlibat penjualan Combine tersebut, Sugeng mengatakan tidak ikut terlibat.

” Jadi setelah Combine Kami jual, kami baru lapor kepada KUPT, “imbuhnya.

Ditempat terpisah Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Selatan Eka Saputra di ruang kerjanya mengatakan bahwa semua bantuan alat pertanian tidak boleh dijual belikan.

” Apapun bentuknya semua bantuan alat pertanian itu tidak boleh dijual belikan. Apabila alat tersebut rusak, maka harus diperbaiki dan dirawat oleh kelompok yang menerima bantuan tersebut, “ucapnya.

” Apabila alat tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, maka bangkainya harus di kirim ke kantor Dinas Pertanian untuk kemudian akan dimusnahkan dengan dilakukannya lelang oleh balai lelang, untuk kemudian baru di data base nya akan dilakukan penghapusan data, ” pungkasnya. (Lison/A.Gani)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  LSM GMBI Wilter Lampung Geram, Meminta Presiden Prabowo, Kapolri, Kapolda Dan Kapolres Lampung Selatan Tangkap Aksi Premanisme

Berita Terkait

Suasana Kemerdekaan ke-81 yang Penuh Keceriaan dan Kebersamaan
Diduga Penambang Pasir Ilegal Merajalela Kemana Polhut, Polsek, DLH Dan Dinas Perijinan 
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
Heboh Dugaan Penggelapan Disertai Pungli di Desa Sabah Balau Jadi Sorotan Publik
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:58 WIB

Suasana Kemerdekaan ke-81 yang Penuh Keceriaan dan Kebersamaan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Diduga Penambang Pasir Ilegal Merajalela Kemana Polhut, Polsek, DLH Dan Dinas Perijinan 

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Heboh Dugaan Penggelapan Disertai Pungli di Desa Sabah Balau Jadi Sorotan Publik

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Berita Terbaru