Sukseskan Gerakan Pencegahan Stunting, Pj. Bupati Sebut Bantaeng Peringkat Kedua Terendah Dalam Menekan Angka Stunting

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Tiras Bhayangkara.com – Pj. Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, didampingi Pj. Ketua TP. PKK Kab. Bantaeng, Andi Raodhayanti, hadir menyukseskan gerakan intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Bantaeng, yang bertempat di Halaman Posyandu Bakti Karya Desa Borong Loe Kec. Pa’jukukang Kab.Bantaeng, Senin, 24 Juni 2024.

Pada kesempatan itu, Pj. Kadis Kesehatan Bantaeng, H. Iwan Setiawan melaporkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng telah mencanangkan gerakan intervensi serentak pencegahan stunting, pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting yang dimulai pada awal bulan Juni 2024.

“Penyelenggaraan intervensi serentak penurunan kasus stunting dengan melakukan pengukuran dan penimbangan pada balita dan pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil”, ujarnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, dalam arahannya mengatakan bahwa Kabupaten Bantaeng adalah Kabupaten yang menduduki peringkat kedua terendah setelah Kabupaten Luwu Utara yang mampu menekan angka stunting dari tahun 2022.

“Alhamdulillah Kabupaten Bantaeng ini adalah Kabupaten kedua yang terendah setelah kabupaten Luwu Utara dalam hal penurunan angka stunting, kita mampu menekan dari tahun 2022 dan Insyahallah kita konsisten menekan stunting menjadi sekitar 10% saja”, tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa bahan makanan yang sudah lewat dari tiga bulan seperti, susu, biskuit, dan makanan lainnya untuk tidak dipasarkan lagi dengan tujuan menghilangkan angka stunting.

“Jadi barangnya yang sudah berjalan tiga bulan tidak bisa dipasarkan lagi” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cendramata berupa hadiah oleh Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar, didampingi Pj Ketua TP PKK Bantaeng, Andi Raodhayanti, beserta Perwakilan dari Forkopimda kepada ibu-ibu yang sedang berulang tahun dibulan Juni dan yang rajin ke posyandu.

Editor: Hariati

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat, Jajaran Polres Pekalongan Bagikan Ratusan Masker Gratis Setiap Harinya

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru