Purwakarta, Jawa Barat -Kamal Ibrahim, tokoh warga Desa Bunder, angkat bicara terkait terlambatnya pemilihan ketua Karang Taruna di desanya. Masa jabatan ketua sebelumnya telah berakhir sejak Desember 2024, namun hingga Mei 2025 ini belum ada tanda-tanda akan digelarnya pemilihan.

“Kami mempertanyakan kepada pihak terkait, mengapa hingga saat ini belum ada rencana untuk pemilihan ketua Karang Taruna di Desa Bunder. Padahal, masa jabatan ketua sebelumnya sudah lama berakhir,” ujar Kamal Ibrahim.
Ia menekankan pentingnya segera digelarnya pemilihan untuk mengisi kekosongan jabatan ketua Karang Taruna. “Kami sangat mendukung dan berharap agar pemilihan ketua Karang Taruna dapat segera digelar,” tegas Kamal.
Menurutnya, terlambatnya pemilihan ketua Karang Taruna dapat menghambat kegiatan organisasi kepemudaan tersebut dan berdampak pada keterlambatan program-program yang dapat bermanfaat bagi warga Desa Bunder.
“Dengan terpilihnya ketua baru, diharapkan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” imbuh Kamal.
Kamal juga menekankan pentingnya pemilihan ketua Karang Taruna yang dilakukan secara terbuka dan demokratis. “Pemilihan harus dilakukan secara terbuka, di pilih langsung oleh warga, tidak melalui perwakilan lagi,” tegasnya.
Ia berharap agar pemerintah desa segera mengambil langkah konkret untuk segera menggelar pemilihan ketua Karang Taruna di bulan Mei ini.
“Kami berharap agar pemilihan dapat berjalan lancar dan menghasilkan ketua yang dapat memajukan Karang Taruna Desa Bunder,” tutup Kamal Ibrahim. Iwan
















