Terima 802 Mahasiswa KKN Universitas Megarezky, Bupati Bantaeng Minta Berdayakan UMKM Warga Lokal

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG Tiras Bhayangkara.com – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menerima sebanyak 802 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan 18, Universitas Megarezky Makassar, di Tribun Seruni, Bantaeng, Jumat, 1 Agustus 2025.

Dalam sambutannya, kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini mengatakan, Kabupaten Bantaeng sangat terbuka dan menerima dengan baik para mahasiswa KKN dari berbagai univestitas.

“Kabupaten Bantaeng terkenal merupakan tempat favorit anak-anak KKN. Karena terdapat tiga dimensi wilayah yang sangat cantik. Ada desa dan pegunungan, ada perkotaan, dan daerah pantai atau pesisir. Semuanya sangat cepat dan mudah diakses,” ungkapnya.

Kepala daerah termuda di Sulsel ini memberikan fasilitas gratis akses wisata yang dimiliki Pemkab Bantaeng kepada mahasiswa KKN Megarezky. Dirinya juga berpesan agar para mahasiswa untuk menjaga diri dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat saat melakukan kegiatan pribadi dan kelompok.

“Beberapa kasus mahasiswa KKN itu biasanya kecelakaan motor. Jadi saya minta adik-adik selalu hati-hati dalam setiap bepergian. Masuk ke tempat wisata gratis, tetapi jangan lupa berbelanja di UMKM milik warga Bantaeng,” katanya.

Sementara Wakil Rektor III Bidang Akademik dan Alumni Universitas Megarezky, Jalal mengatakan, mahasiswa KKN ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sehingga mereka memiliki kultur yang berbeda-beda.

“Kami memohon maaf apabila ada perilaku mahasiswa KKN kami yang kuang baik. Sehingga kami memohon bimbingan masyarakat Bantaeng atau segera memberi tahu kami kalau ada perilaku kurang menyenangkan mahasiswa kami,” pungkasnya. (Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Polres Tanggamus Gelar Apel Kesiapan Operasi Keselamatan Krakatau 2022

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru