Kajari Bantaeng Kembali Musnahkan Barang Bukti 22 Perkara yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap

Sabtu, 16 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG Tiras Bhayangkara.com – Kejaksaan Negeri Bantaeng melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana yang telah memiliki kekuatan hukum tetap.

Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman belakang Kantor Kejaksaan Negeri Bantaeng. Kamis, (14 Agustus 2025)

Pemusnahan dilakukan terhadap barang bukti dari 22 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap sepanjang periode Februari 2025 hingga Juli 2025 diantaranya, meliputi kasus narkotika 3 perkara, kesehatan 2 perkara, penganiayaan 5 perkara, perlindungan anak 4 perkara, penebangan kayu 1 perkara, pembunuhan 1 perkara, pengancaman 1 perkara, perjudian 1 perkara, tindak pidana senjata api atau benda tajam 4 perkara.

Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng, Satria Abdi, S.H., M.H dalam kata pengantar sebelum mengeksekusi/memusnahkan barang bukti tersebut, mengatakan bahwa pemusnahan ini meliputi barang bukti tindak pidana Narkotika dan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan, yang seluruhnya telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

“Hari ini kami melaksanakan pemusnahan barang bukti yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bantaeng dengan jumlah total 22 perkara”, kata Kajari Satria Abdi.

Ia juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik antara Jaksa Penuntut Umum dan Penyidik.
“Tidak ada perkara yang bisa diselesaikan tanpa komunikasi yang baik. Jika pendekatannya dilakukan dengan semangat pertemanan, persahabatan, dan kekeluargaan, maka setiap perkara dapat ditangani dengan lebih optimal. Kolaborasi dengan Penyidik Polri sangat penting, dan hasil penyidikan tersebut nantinya akan diuji di Pengadilan untuk memastikan apakah alat bukti yang ada sudah benar dan cukup”, kata Satria Abdi.

Proses pemusnahan dilakukan dengan berbagai metode seperti obat-obatan terlarang dilakukan dengan cara diblender, pembakaran untuk barang bukti pemotongan dan senjata tajam, serta penghancuran dan pembuangan untuk barang bukti lainnya.

Seluruh proses disaksikan langsung oleh jajaran Kejaksaan Negeri Bantaeng, para Pimpinan OPD diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Bantaeng, dr. H. Andi Ihsan, M.Kes., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Bantaeng, H. Subhan dan perwakilan instansi terkait, serta Aparat Penegak Hukum dari Polres Bantaeng diantaranya Kasat Reskrim dan KBO Sat Narkoba guna memastikan pemusnahan berlangsung transparan dan sesuai prosedur.
(Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Pengelola dan Pengunjung Obyek Wisata Wajib Mematuhi Prokes

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru