Akan Jadikan Bantaeng Pusat Benih Nasional , Pemkab Bantaeng Gandeng Universitas Hasanuddin

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Tiras Bhayangkara.com – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin menerima kunjungan para dosen Fakultas Pertanian Unversitas Hasanuddin (Unhas) di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Senin, 14 April 2025.

Kepala daerah yang akrab disapa Uji Nurdin ini mengatakan, kerja sama dengan Fakultas Pertanian Unhas merupakan komitmen atas terwujudnya program prioritas Presiden Prabowo, swasembada pangan.

Apalagi, program Presiden Prabowo sejalan dengan program prioritas Bupati Bantaeng yakni Petani Bangkit.

“Kami betul-betul membutuhkan pendampingan dari Fakultas Pertanian Unhas. Kami ingin kembalikan apa yang telah digagas Prof Nurdin Abdullah. Menjadikan Bantaeng sebagai daerah benih berbasis teknologi,” kata Uji Nurdin.

Kepala daerah termuda di Sulsel ini mengungkapkan, semenjak peninggalan bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah (NA), sertor pertanian Bantaeng mengalami kemunduran.

“Jujur kami sangat merasakan ketika Unhas masuk mendampingi petani-petani kami. Produksi pertanian kita sangat melimpah dan berkualitas,” katanya.

Sementara Dekan Fakultas Pertanian Ungas, Prof Salengke mengatakan, Fakultas Pertanian siap mendampingi Pemkab Bantaeng. Mengingat, para tenaga pengajar Fakultas Pertanian pernah mendampingi para petani saat Nurdin Abdullah menjabat sebagai bupati Bantaeng.

“Fakultas Pertanian siap mendampingi. Kita punya ahli jagung, ahli kokoa, ahli holtikultura, kentang, pisang, dan lainnya yang selama ini sudah pernah berpraktik di Bantaeng,” katanya.

Prof Salengke menambahkan, kerja sama ini secepatnya dilakukan. Mengingat, swasembada pangan merupakan program unggulan Presiden Prabowo.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah mempercayai kami dari Fakultas Pertanian. Insyallah Unhas milik Sulsel. Sehingga kami sangat terbuka dengan adanya kerja sama seperti ini,” pungkasnya. *(Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Sukseskan Gerakan Pencegahan Stunting, Pj. Bupati Sebut Bantaeng Peringkat Kedua Terendah Dalam Menekan Angka Stunting

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru