Atap Rumah Warga Rusak Akibat KIBA, Bupati Bantaeng Uji Nurdin Turun Langsung Beri Solusi

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG Tiras Bhayangkara.com – Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima warga Desa Borongloe yang terdampak atas aktivitas perusahaan di Kawasan Industri Bantaeng (KIBA). Belasan perwakilan warga tersebut diterima di Rumah Jabatan Bupati Bantaeng, Jumat, 16 Mei 2025.

Audensi tersebut turut dihadiri perwakilan PT Huadi Bantaeng Industry Park (HBIP) Kurniadi Akbar, dan perwakilan PT Hengsheng, Andi Muh Yusuf.
Amri, Salah satu tokoh masyarakat Borongloe mengatakan, sebanyak 200-an rumah warga yang atapnya rusak akibat dampak lingkungan yang disebabkan PT. Huadi.

“Sehingga kami melakukan aksi demonstrasi karena kami sudah lelah dijanji-janji perusahaan untuk melakukan perbaikan yang tak kunjung datang,” katanya.

Sehingga dirinya meminta, komitmen Huadi Grup untuk melakukan perbaikan atap rumah warga yang terkena dampak lingkungan. “Sehingga kami kesini bukan untuk dapat janji lagi, kita minta solusi kapan dikerjakan. Karena sudah banyak rumah warga kemasukan hujan,” katanya.

Sementara Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin siap turun tangan langsung. Mengingat, dirinya melihat, masalah utama antara perusahaan dan masyarakat terdampak adalah komunikasi.

“Saya akan turun sebagai tim verifikasi. Saya juga mengundang perwakilan warga yang terdampak. Karena perusahaan punya keterbatasan, kita akan kerjakan rumah yang paling parah dahulu,” katanya.

Kepala daerah termuda di Sulsel ini berkomitmen, tim verifikasi tersebut mulai berjalan esok hari. Mengingat saat ini, warga membutuhkan tindakan nyata perusahaan. “Besok sore kita langsung adakan pengecekan langsung di lapangan. Kalau kita temukan rumah yang paling parah, secepatnya perusahaan langsung kerjakan. Karena perusahaan juga sudah berkomitmen di saya untuk memperbaiki,” pungkasnya.*(Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Sekda Bantaeng Hadiri Rapat Paripurna Persetujuan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2023

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru