Bantaeng Ramah dan Pasti pada Investor, Pemprov Sulsel Support Studi Kelayakan Pengembangan KIBa

Kamis, 8 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG TIRAS BHAYANGKARA.COM — Bupati Bantaeng, Ilham Azikin menerima Studi Kelayakan Pengembangan Kawasan Industri Bantaeng (KIBa) dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (7/6).

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengatakan, pemerintah provinsi secara nyata dan sesuai dengan kewenangan memberikan dukungan kepada pemerintah Kabupaten Bantaeng terkait dengan eksistensi KIBa.

“Salah satunya itu adalah studi kelayakan pengembangan KIBa. Studi ini tentu penting karena akan menjadi landasan bagi kami pemerintah daerah dan pengelola kawasan dalam menindaklanjuti beberapa hal yang bersifat regulatif terkait dengan KIBa,” kata dia.

Bupati bergelar doktor ilmu pemerintahan itu menjelaskan, studi kelayakan pengembangan KIBa ini juga yang akan menjadi landasan bagi pemerintah daerah dan semua investor yang berminat untuk beraktifitas di Kawasan Industri Bantaeng, termasuk rencana investasi yang akan membangun pabrik baterai di Kabupaten Bantaeng dengan nilai investasinya mencapai Rp 135 triliun.

“Tidak hanya industri baterai ini tapi seluruh industri yang akan melakukan investasi di kawasan industri Kabupaten Bantaeng acuannya adalah studi kelayakan, ini sesuatu yang mendasar. Alhamdulillah, pemerintah provinsi memberikan support kepada kawasan industri dan pemerintah kabupaten agar kesiapan KIBa betul-betul menerima investor secara ramah dan pasti,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam video konferensi pers yang beredar mengatakan pihak Inggris bakal melakukan investasi jumbo di Bantaeng, Sulsel.

Inggris bakal membangun pabrik baterai dengan investasi sebesar Rp 135 triliun. Percepatan investasi Inggris itu dilaporkan Bahlil langsung ke Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. (Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Launching Vaksinasi Merdeka Anak Usia 6-11 Tahun di SDN 1 Magelung

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru