Musrenbang RPJMD Sulsel, Bupati Bantaeng Siap Dukung Program Pembangunan Gubernur dan Wagub Sulsel

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR Tiras Bhayangkara.com — Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kegiatan yang dibuka Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman ini, berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 9 Mei 2025.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menegaskan bahwa visi pembangunan Sulsel adalah “Sulsel Maju dan Berkarakter”. “Maju berarti kondisi Sulsel pada 2029 yang lebih berkembang dan meningkat pembangunannya di berbagai sektor sebagai kelanjutan dari pembangunan multi-sektor dengan pondasi kuat untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” katanya.

Dirinya menambahkan, untuk Berkarakter, mencakup pembangunan masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi.

“Tetapi juga memperkuat nilai integritas, akhlak, budaya kerja, serta menjunjung tinggi kejujuran, keadilan, dan kesesuaian antara ucapan dan tindakan (taro ada taro gau),” ujarnya.

Sementara Bupati Bantaeng Uji Nurdin memberikan apresiasiasi dan siap mendukung RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan 2025–2029.

Mengingat, lanjut Uji, Musrengbang bisa menghasilkan pembangunan yang lebih berkualitas dan terarah karena melibatkan berbagai pihak dan mempertimbangkan berbagai aspek. “Kami Pemkab Bantaeng mendukung Musrenbang ini karena hal ini bisa memastikan rencana pembangunan lebih relevan dengan kebutuhan daerah,” katanya.

Kepala daerah termuda di Sulsel ini menambahkan, Kabupaten Bantaeng saat ini masih perlu perbaikan infrastruktur yang merata, kemiskinan pengangguran, isu lingkungan, dan perubahan iklim yang harus diatasi bersama.  “Dan paling terpenting mengatasi masalah pertanian seperti pupuk, benih, air, irigasinya, dan segala aspek yang bisa menghambat kinerja dan hasil pertanian. Apalagi ini sejalan program unggulan Presiden Prabowo soal Swasembada pangan,” pungkas Uji Nurdin. *(Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Sah Dilantik, KOHATI Pringsewu Mantapkan Langkah Bela Perempuan

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru