Rumah Sakit Harapan Bunda, Diduga Lantarkan Pasien, Rizki Ardiansah Pasien Mendapatkan Pelayanan Buruk

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah, – Berawal dari seorang pasien bernama Rizki Ardiansah (24 tahun) yang meminta rujukan dari fasilitas kesehatan di daerahnya menuju Rumah Sakit Harapan Bunda, Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Setelah tiba di rumah sakit tersebut, pasien langsung diarahkan ke Unit Gawat Darurat (UGD). Di ruang UGD, pasien kemudian dianjurkan untuk berkoordinasi dengan dokter bedah, yaitu Dokter Sodik.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Dokter Sodik, pasien Rizki Ardiansah disarankan untuk dirujuk kembali ke Rumah Sakit Abdul Muluk, Bandar Lampung, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Keluarga pasien berharap agar setibanya di Rumah Sakit Abdul Muluk, pasien dapat segera ditangani mengingat kondisi yang dinilai serius Namun, pada keesokan harinya saat keluarga membawa pasien ke Rumah Sakit Abdul Muluk, kenyataan yang diterima tidak sesuai harapan.

Rujukan yang diberikan ternyata mengarah ke poli (rawat jalan), bukan ke UGD, sehingga pasien tidak mendapatkan penanganan darurat. Bahkan, keluarga diinformasikan bahwa tindakan lanjutan seperti pemeriksaan scan baru dapat dilakukan dengan estimasi waktu sekitar satu bulan ke depan.

Hal tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam dari pihak keluarga, karena kondisi pasien dinilai membutuhkan penanganan segera.

Merasa tidak mendapatkan kejelasan, keluarga kemudian kembali ke Rumah Sakit Harapan Bunda untuk melakukan konfirmasi terkait rujukan yang diberikan, khususnya mengapa tidak diarahkan ke UGD, Setibanya di sana, keluarga pasien ditemui oleh asisten dari Dokter Sodik, yaitu Mezah dan Ns. Andi.

Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa pasien dapat kembali dirawat sementara di UGD Rumah Sakit Harapan Bunda, sembari diupayakan kembali pengurusan rujukan lanjutan, termasuk melalui koordinasi via WhatsApp.

Namun tidak lama kemudian, muncul informasi lanjutan bahwa pasien justru disarankan untuk dirujuk ke YMC Yukum. Hal ini kembali menimbulkan kebingungan dan kekecewaan dari pihak keluarga.

Baca Juga:  IDI Lamsel Terima Kunjungan DPP LBH Kesehatan Indonesia Sejahtera

Akhirnya, keluarga memutuskan untuk membawa pulang pasien. Hingga saat ini, Rizki Ardiansah belum mendapatkan penanganan medis yang optimal, meskipun kondisi yang dialami tergolong serius.

(Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tindakan Kapus Pagar Dewa yang Diduga Tidak ber ETIKA dan TERPUJI Menuai Sorotan Publik
AJP Lampung Barat Mendorong Audit Investigatif Atas Pengelolaan Dana BOK Pada UPT Puskesmas Batu KeTulis dan UPT Puskesmas Sekincau
Soal Proyek IPAL Puskesmas Rp 2,5 Miliar, Dinkes Lambar: di Duga Rekanan Setor 20 Persen ke Sekda Nukman
Dinsos Lamteng Respon Cepat Aduan Sosial Masyarakat
Relawan KMPL Sahabat Mirza Jihan Kota Metro Gelar Rapat Kepengurusan Silaturahmi Serta Dialog Konsolidasi
Makodim 0424 Tanggamus Ada Kan Vaksinasi serentak Untuk Masyarakat
Polres Lampung Utara Lakukan Vaksinasi Massal di Desa Negri Campang Jaya
IDI Lamsel Terima Kunjungan DPP LBH Kesehatan Indonesia Sejahtera

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 05:42 WIB

Rumah Sakit Harapan Bunda, Diduga Lantarkan Pasien, Rizki Ardiansah Pasien Mendapatkan Pelayanan Buruk

Sabtu, 14 Maret 2026 - 10:07 WIB

Tindakan Kapus Pagar Dewa yang Diduga Tidak ber ETIKA dan TERPUJI Menuai Sorotan Publik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:52 WIB

AJP Lampung Barat Mendorong Audit Investigatif Atas Pengelolaan Dana BOK Pada UPT Puskesmas Batu KeTulis dan UPT Puskesmas Sekincau

Kamis, 24 April 2025 - 13:39 WIB

Soal Proyek IPAL Puskesmas Rp 2,5 Miliar, Dinkes Lambar: di Duga Rekanan Setor 20 Persen ke Sekda Nukman

Selasa, 18 Februari 2025 - 05:09 WIB

Dinsos Lamteng Respon Cepat Aduan Sosial Masyarakat

Berita Terbaru