Pemkab Bantaeng dan Unhas Teken MoU Program Prioritas Petani Bangkit

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR Tiras Bhayangkara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng bersama Universitas Hanasuddin (Unhas) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepakatan di Ruang Rapat Rektor, Kampus Unhas Tamalanrea, Rabu (11/6/2025).

Bupati Kabupaten Bantaeng, M. Fathul Fauzy mengatakan, kerja sama ini merupakan upaya untuk merealisasikan program prioritas yaitu Petani Bangkit.

“Dalam kerja sama ini, kita fokus pada peningkatan kualitas dan produksi pada lima komoditas. Di antaranya, padi, kentang, bawang merah, jagung, dan kakao,” katanya dalam pertemuan itu.

Uji Nurdin sapaannya menyampaikan, kerja sama ini merupakan upaya mewujudkan swasembada pangan. Kata dia, kolaborasi ini juga diharapkan bisa mengembalikan Kabupaten Bantaeng sebagai daerah penghasil benih terbaik seperti era mantan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah.

“Bantaeng dan Unhas sudah memiliki hubungan yang baik begitu lama. Dan kita tidak pernah ragu, para ahli-ahli terbaik hampir semuanya dari Unhas Sehingga kerja sama ini kita yakini membuat pertanian kita kembali bangkit.

Meningkatkan hasil dan pendapatan petani, serta mendorong ketahanan pangan, daya saing, dan penyerapan tenaga kerja,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa mengatakan, kerja sama ini meliputi bidang pendidikan; penelitian dan pelatihan; pengabdian kepada masyarakat; serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).

“Unhas dan Bantaeng memiliki emosional yang kuat. Sehingga kami segera menindaklanjuti dengan aksi-aksi nyata untuk kemajuan pertanian Bantaeng,” katanya.

Guru Besar Biologi dan Ekologi Kelautan Unhas itu menambahkan, kolaborasi Unhas dan Pemkab Bantaeng tidak hanya berhenti pada bidang pertanian. Namun Unhas siap bekerja sama pada seluruh aspek demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Bantaeng di masa yang akan datang.

“Episode berikutnya kita akan secara pararel melakukan kerja sama lainnya. Termasuk kelautan dan perikanan, perairan, pengolaan lingkungan, dan sebagainya,” pungkasnya. *(Hariati)

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Bupati Uji Nurdin Resmikan Unit Dialisis, Warga Bantaeng Tak Perlu Ke Makassar Cuci Darah

Berita Terkait

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)
​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan
Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.
Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.
Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.
Terkait Laporan Dugaan Penyimpangan Anggaran DPRD Pringsewu, DPD ASWIN Lampung Dukung Penuh
Sertifikasi BPN Belom Selesai, Aset Kesehatan Terbengkalai BPKAD, dan Dinkes Metro, Saling Lempar Tanggung Jawab.
Pengadaan Banner di Sekolah Memanas, LSM KPK RI Lampung Soroti Risiko Audit

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 05:30 WIB

Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab, Wistha Nowar S.Pt., M.Si membuka kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK)

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:57 WIB

​Ancaman Gagal Bayar Tahap II (Dana Retensi) di Kota Metro: Krisis Tata Kelola yang Tak Boleh Lagi Diabaikan

Senin, 25 Mei 2026 - 17:28 WIB

Ketua Laskar Lampung Geram, Oknum PNS Metro Akan Dilaporkan ke APH, dan Inspektorat, Diduga Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan.

Minggu, 17 Mei 2026 - 05:23 WIB

Dua LSM Berkolaborasi, Pemkab Lamp – Teng Diminta Perhatian Pada Bayi Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Usai Imunisasi.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:24 WIB

Sakit Tak Kunjung Sembuh Diduga Demam dan Kejang Usai Imunisasi, Bayi di Wates Butuh Perhatian Pemkab Lam-Teng.

Berita Terbaru